Wamenkeu Juda Agung Ungkap Arah Fiskal 2027 dan Target 6 Persen
Kebijakan fiskal 2027 tetap pro-growth dengan target pertumbuhan 6% dan defisit 2,4% PDB, namun pemerintah menjaga kehati-hatian fiskal.
Ilustrasi kemiskinan (JIBI/Harianjogja/Dok.)
Kemiskinan Gunungkidul masih terjadi pada 148.000 warga
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL -- Kemiskinan menjadi salah satu faktor yang masih dikhawatirkan di belahan bumi Gunungkidul. Pasalnya hingga 2014 jumlah penduduk miskin di Gunungkidul masih mencapai angka 20,83 persen atau sekitar 148.000 penduduk dari jumlah penduduk sebanyak 793.765 orang.
Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial Kecamatan Karangmojo, Aris Suyanyo menyebutkan penduduk di Karangmojo masih banyak yang tergolong miskin. Hingga saat ini terdapat empat dusun yang masih tinggi tingkat kemiskinannnya.
Di Karangmojo yang menerima raskin sebanyak 5.297 penduduk, dari jumlah tersebut 40 persen penduduk miskin terdapat di desa Jatiayu. Selain itu Bejiharjo terdapat 39 persen atau 1.702 KK yang tergolong miskin, Kemudian Desa Ngawis, setelah itu Karangmojo
Selama ini pihaknya berusaha untuk menekan angka kemiskinan dengan berbagai cara, diantaranya dengan memberikan pelatihan kepada masyarakat di Balai Latihan Kerja. Selain itu pihaknya juga bekerjasama dengan mahasiswa KKN dari berbagai universitas untuk membuat program pengentasan kemiskinan.
"Tingkat kemiskinan yang masih tinggi di beberapa desa membuat kami harus putar otak untuk membuat program mengentas kemiskinan, salah satunya dengan cara bekerjasama dengan Mahasiswa KKN untuk membuat program pendampingan dan pendekatan keluarga miskin," kata dia.
Hal yang sama juga diungkapkan oleh Camat Patuk, Haryo Ambar Suwardi. Ia mengakui tingkat kemiskinan di kecamatan Patuk masih tergolong tinggi.
Pihaknya sedang melaksanakan beberapa program untuk mengentas kemisikinan, antara lain dengan pemberdayaan masyarakat. Masyarakat diajak untuk berkreasi menciptakan produk makanan olahan lokal dari potensi alam di Gunungkidul
"Kami adakan pelatihan kepada masyarakat dengan membuat produk olahan makanan agar mereka dapat mandiri dan jauh dari kemiskinan," kata dia.
Cara yang sama dilakukan di kecamatan Patuk dengan menerima rombongan mahasiswa KKN dari berbagai universitas untuk membuat program pengentasan kemiskinan. Hal tersebut dinilai cukup membantu dan membuat masyarakat lebih berdaya kembali.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kebijakan fiskal 2027 tetap pro-growth dengan target pertumbuhan 6% dan defisit 2,4% PDB, namun pemerintah menjaga kehati-hatian fiskal.
Tiga pihak PT Virgo Karya Shipping ditetapkan tersangka dan ditahan terkait kecelakaan KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa.
Siswa SDN Soprayan Sleman dilibatkan dalam pemorsian MBG prasmanan. Sistem ini menjadi sarana edukasi gizi, disiplin, kebersihan, dan tanggung jawab.
Pemkab Bantul menggandeng BSI untuk memperkuat layanan perbankan dan pemberdayaan UMKM. Ada sekitar 100.000 UMKM yang telah terdata.
KPK meminta Nusron Wahid kooperatif setelah absen dalam pemeriksaan kasus dugaan korupsi di Kementerian ATR/BPN.
Survei BI mencatat IKK September 2026 berada di level 118,1, turun 7,1 poin dari Januari, tetapi masih berada di zona optimistis.