Wamenkeu Juda Agung Ungkap Arah Fiskal 2027 dan Target 6 Persen
Kebijakan fiskal 2027 tetap pro-growth dengan target pertumbuhan 6% dan defisit 2,4% PDB, namun pemerintah menjaga kehati-hatian fiskal.
Ilustrasi pegawai negeri sipil (PNS). (JIBI/Harian Jogja/Antara)
Lelang jabatan di Pemerintah Kota Jogja menunjukkan jabatan Kepala Disperindagkop lebih diminati daripada kepala Dinas Kimpraswil
Harianjogja.com, JOGJA-Sebanyak 10 pegawai negeri di lingkungan Pemerintah Kota Jogja telah menyerahkan berkas lamaran seleksi dua jabatan kepala dinas, yakni Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Pertanian (Disperindagkoptan) dan Dinas Permukiman, Sarana dan Prasarana Wilayah (Kimpraswil).
Dari semua pendaftar, delapan orang di antaranya ditujukan untuk Disperindagkoptan. Hanya dua orang yang memilih Dinas Kimpraswil.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Maryoto, Kamis (31/3/2016) mengatakan lelang jabatan yang dimulai sejak awal Maret lalu itu bisa diikuti oleh semua pegawai negeri eselon III dengan jenjang pendidikan Diploma IV atau Strata 1 semua jurusan untuk jabatan Kepala Disperindagkoptan, namun diutamakan lulusan Ekonomi, Pertanian, Perikanan, Sosial Politik, dan Sarjana Hukum.
Sementara jabatan Kepala Dinas Kimpraswil diutamakan lulusan Teknik Sipil, Teknik Planologi, dan Teknik Arsitektur. Menurut Maryoto jika pendaftar untuk satu jabatan belum memenuhi kuota minimal tiga orang sebelum diproses kemungkinan pihaknya akan memperpanjang pendaftaran.
Setelah tahapan pendaftaran terpenuhi, maka akan dilanjutkan pada seleksi administrasi, "Hasil seleksi administrasi akan diumumkan pada 4 April nanti," kata Maryoto.
Nama-nama yang lolos seleksi administrasi akan diseleksi kemampuan kompetensi dan wawancara oleh panitia seleksi yang terdiri dari akademisi dan Pemda DIY. "Jika sesuai tahapan, akhir April hasil seleksi terbuka ini bisa diumumkan," ujar Maryoto.
Diketahui jabatan Kepala Disperindagkoptan dan Kepala Kimpraswil kosong sejak Februari lalu setelah adanya rotasi jabatan. Kepala Dinas Kimpraswil Totok Suroto saat itu memasuki masa pensiun. Sementara Kepala Disperindagkop Suyana dirotasi menjadi Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) yang ditinggalkan Irfan Susilo karena terjerat kasus korupsi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kebijakan fiskal 2027 tetap pro-growth dengan target pertumbuhan 6% dan defisit 2,4% PDB, namun pemerintah menjaga kehati-hatian fiskal.
BPS DIY mencatat 40% penduduk dengan pengeluaran terendah menyumbang 16,91% konsumsi per Maret 2026. Fenomena downgrading turut disoroti.
WJNC 2026 dinilai bukan sekadar karnaval, tetapi ruang kebersamaan warga. Tahun ini WJNC mengusung tema Gana Kalajaya dan masuk Top 10 KEN.
The Social Reckoning karya Aaron Sorkin mengungkap sisi gelap Facebook, algoritma, dan The Facebook Files melalui Frances Haugen dan Jeff Horwitz.
Indonesia membangun ekosistem plasma nasional untuk memenuhi kebutuhan obat derivat plasma dan mengurangi ketergantungan impor.
Tiga tahun agresi Israel membuat Gaza kehilangan rumah, pekerjaan, layanan publik, dan akses kebutuhan dasar. Lebih dari 74.245 warga Palestina tewas.