Di Bantul, 4 Jenis Barang Ini Dipantau
<p><em>Dinas Perdagangan Kabupaten Bantul, melakukan pemantauan stok kebutuhan pokok dengan fokus pada empat komoditas</em></p>
Jalan rusak di jalan Kenari (JIBI/Harian Jogja/Uli Febriarni)
Infrastruktur Jogja perbaikan drainase tahun ini tiga kali lebih panjang dari sebelumnya.
Harianjogja.com, JOGJA - Pekerjaan fisik revitalisasi drainase Jalan Kenari, Kota Jogja, yang akan memasuki tahap tiga diperkirakan dapat diselesaikan lebih cepat dari perkiraan awal.
(Baca Juga :http://www.harianjogja.com/baca/2014/10/18/akhirnya-drainase-jalan-kenari-dan-babaran-jogja-akan-diperbaiki-545140"> Akhirnya, Drainase Jalan Kenari dan Babaran Jogja akan Diperbaiki)
"Sudah ada pemenang lelang dan mereka memperkirakan mampu menyelesaikan pekerjaan fisik dalam waktu empat bulan. Itu lebih cepat dari perkiraan kami," kata Kepala Bidang Drainase dan Pengairan Dinas Permukiman dan Prasarana Wilayah (Kimpraswil) Kota Jogja Aki Lukman seperti dikutip dari Antara, Minggu (3/4/2016)
Menurut Aki, lelang pekerjaan revitalisasi drainase Jalan Kenari sempat mengalami kegagalan. Pada lelang pertama, terdapat lima peserta tetapi semuanya tidak memenuhi syarat kualifikasi sehingga lelang diulang.
"Baru pada lelang kedua ini, ada pemenangnya," katanya yang menyebut kontraktor pekerjaan revitalisasi drainase Jalan Kenari dalam setiap tahap berbeda-beda.
Pihaknya segera menyusun surat kontrak kerja dengan pemenang lelang dan selanjutnya melakukan sosialisasi kepada warga di sekitar lokasi pembangunan mengenai rencana tersebut.
Aki menjelaskan tidak akan menutup total ruas Jalan Kenari selama pekerjaan fisik berlangsung. Namun penutupan akan dilakukan secara bertahap atau per penggal jalan.
"Tujuannya untuk mengurangi dampak dari segi ekonomi dan sosial yang akan dirasakan warga dan pengguna jalan," katanya.
Pada tahun ini, panjang drainase yang akan diperbaiki mencapai 724 meter atau lebih dari tiga kali panjang drainase yang diperbaiki dalam dua tahun terakhir. Pada tahap tiga, pekerjaan akan dilakukan dari depan Kantor Pos Mujamuju hingga depan Masjid Diponegoro kompleks Balai Kota Jogja.
Total anggaran yang disiapkan untuk pekerjaan revitalisasi drainase Jalan Kenari mencapai sekitar Rp12 miliar. Dana tersebut berasal dari APBD Kota Jogja 2016.
Proses perbaikan akan dilakukan seperti pelaksanaan pekerjaan tahap kedua yaitu meminta pemenang lelang untuk memenuhi kebutuhan "box culvert" sebagai dinding drainase terlebih dulu, baru diperbolehkan melakukan penggalian jalan.
Drainase di Jalan Kenari yang akan diperbaiki berada di bawah jalan sehingga selama pekerjaan berlangsung harus dilakukan penutupan jalan. "Kami tidak akan mengizinkan penggalian dan penutupan jalan jika 'box culvert' belum mencukupi," katanya.
Jumlah "box culvert" yang dibutuhkan untuk pekerjaan revitalisasi tahap tiga mencapai lebih dari 724 buah atau sesuai panjang drainase yang akan diperbaiki. Aki memperkirakan, pekerjaan penggalian baru akan dilakukan pada Agustus.
Pemerintah Kota Jogja berencana melakukan perbaikan drainase Jalan Kenari secara bertahap karena usia drainase tersebut sudah cukup tua. Dalam beberapa tahun terakhir, kerusakan drainase Jalan Kenari kerap menyebabkan kerusakan jalan, seperti jalan ambles atau berlubang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
<p><em>Dinas Perdagangan Kabupaten Bantul, melakukan pemantauan stok kebutuhan pokok dengan fokus pada empat komoditas</em></p>
Jadwal terbaru KA Prameks Jogja–Kutoarjo saat libur Iduladha 2026. Simak penambahan perjalanan dan tips agar tidak kehabisan tiket.
Jadwal SIM keliling Bantul Mei 2026 lengkap. Cek lokasi, syarat, dan tips agar tidak kehabisan antrean.
Cuaca Jogja Jumat 29 Mei 2026 diprediksi cerah di semua wilayah. Simak rincian suhu, kelembapan, dan potensi hujan ringan.
Ramalan zodiak Jumat 29 Mei 2026, Leo dan Capricorn diprediksi paling beruntung dalam cinta, karier, dan keuangan.
SNBT UNY 2026 mencatat 60 ribu pendaftar, hanya 2.497 yang lolos dengan D4 Teknik Sipil jadi jurusan paling ketat.