Wamenkeu Juda Agung Ungkap Arah Fiskal 2027 dan Target 6 Persen
Kebijakan fiskal 2027 tetap pro-growth dengan target pertumbuhan 6% dan defisit 2,4% PDB, namun pemerintah menjaga kehati-hatian fiskal.
Kepala Dinas Pendidikan Menengah dan Nonformal (Dikmenof) Kabupaten Bantul, Masharun Ghozali saat menyerahkan piagam penghargaan Ujian Nasional berintegritas kepada SMK Ki Ageng Pemanahan yang diterima oleh Kepala Sekolah Wresti Eka Triyuliani, Senin (18/4/2016). (Foto istimewa)
Sekolah harus menjadi tempat yang menyenangkan bagi siswa
Harianjogja.com, BANTUL- Memasuki era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Bantul secara bertahap harus terus melakukan penataan dan meningkatkan kualitas lulusannya.
Setidaknya para siswa lulusan SMK tersebut memiliki tiga hal, yakni memiliki produktifitas yang tinggi, meningkatkan kualitas hasil produksi yang bagus, serta memiliki kompetensi yang sesuai dengan bidang jurusan yang ditekuni.
“Saat ini siswa lulusan SMK harus mampu berkompetisi dan meningkatkan kapasitas serta kualitas dirinya. Agar nantinya mereka mampu bersaing di dunia persaingan yang begitu ketat,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Menengah dan Non Formal (Dikmenof) Kabupaten Bantul Masharun Ghozali, saat menyerahkan piagam intergritas Ujian Nasional (UN) tahun 2015 kepada SMK Ki Ageng Pemanahan, Bantul, Senin (18/4).
Ia menambahkan hal tersebut dapat terlaksana jika siswa juga mendapat dukungan yang maksimal dari pihak sekolah, ada dua hal yang bisa dilakukan oleh sekolah.
“Pertama adalah menjadikan sekolah sebagai taman bagi siswa, artinya tempat yang menyenangkan bagi siswa agar betah belajar di sekolah, yang kedua menjadikan sekolah sebagai sebuah gerakan tripilar pendidikan yakni sekolah, keluarga, dan masyarakat bisa bergerak serempak dalam mendukung kesuksesan dan martabat pendidikan di Bantul.”katanya.
Tidak hanya cukup hasil dari pendidikannya berupa nilai, namun ada hal yang lebih penting yakni bagaimana proses dan cara untuk meraih kesuksesan tersebut secara bermartabat, salah satunya meraih sukses dengan kejujuran.
Sebagai bentuk apresiasi dan penghargaan kepada sekolah yang mengutamakan kejujuran dalam UN Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI melakukan penilaian untuk integritas UN tahun 2015. Dari 49 SMK dan SMA di Bantul ada 23 sekolah yang menerimanya salah satunya SMK Ki Ageng Pemanahan.
“Ini menjadi bukti bahwa SMK Ki Ageng Pemanahan memiliki integritas yang baik dan harus dipertahankan bahkan ditingkatkan di tahun-tahun mendatang,” kata Kepala Sekolah SMK Ki Ageng Panembahan Wresti Eka Triyuliani.
Ia menambahkan dalam rangka meningkatkan integritas dan kejujuran siswa, pihak sekolah banyak mengadakan kegiatan, diantaranya tadarus Al-Quran setiap pagi hari sebelum jam pelajaran, dengan harapan siswa bisa meresapi nilai-nilai agama dalam pembelajaran sehari-hari.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kebijakan fiskal 2027 tetap pro-growth dengan target pertumbuhan 6% dan defisit 2,4% PDB, namun pemerintah menjaga kehati-hatian fiskal.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 10 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarif tiket Rp8.000.
Pentagon menyiapkan opsi operasi militer tiga hari terhadap Iran. Trump menyebut negosiasi masih berlangsung, sementara Teheran mengajukan proposal perdamaian.
Google Cloud memperkenalkan agen AI Gemini yang bisa membantu mengolah informasi, membuat konten, coding, hingga mengelola pekerjaan bisnis.
DPRD Kota Jogja mendorong WJNC digelar rutin setiap 7 Oktober agar menarik wisatawan mancanegara dan meningkatkan lama tinggal.
Suzuki membukukan penjualan ritel 54.179 unit hingga September 2026. New Carry menjadi kontributor terbesar dengan sumbangan 55%.