Wamenkeu Juda Agung Ungkap Arah Fiskal 2027 dan Target 6 Persen
Kebijakan fiskal 2027 tetap pro-growth dengan target pertumbuhan 6% dan defisit 2,4% PDB, namun pemerintah menjaga kehati-hatian fiskal.
Kebakaran lahan rawan terjadi di Bantul pada musim kemarau
Harianjogja.com, BANTUL- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bantul, mewaspadai terjadinya kebakaran lahan pekarangan maupun hutan di wilayah setempat memasuki pergantian musim dari penghujan ke kemarau ini.
Kepala BPBD Kabupaten Bantul Dwi Daryanto mengatakan, terkait dengan perubahan musim menurut data pada tahun kemarin sering terjadi kejadian dengan kebakaran lahan.
"Dampak dari musim kemarau tidak hanya kekeringan, namun karena terlalu panas serta faktor kelalaian manusia di lahan yang kering sangat mudah terbakar, bukan hanya lahan pemerintah saja namun juga lahan-lahan milik masyarakat," katanya, Senin (25/4/2016).
Menurut Dwi, kebakaran lahan sering terjadi karena terpicu oleh ulah dan kebiasaan masyarakat yang sering membuang puntung rokok sembarangan dan juga kebiasaan masyarakat menyulut api sembarangan itu perlu diwaspadai agar tidak berdampak pada kerusakan lahan hingga mengakibatkan korban jiwa.
“Beberapa wilayah di Bantul yang sangat rawan kebakaran di antaranya di Mangunan dan Imogiri, didua wilayah tersebut karena lahan kering sangat berdekatan dengan jalan raya sehingga para pengendara yang sering membuang puntung rokok sembarangan, untuk itu mohon kesadarannya juga bagi para pengendara agar memperhatikan hal tersebut,” ujarnya.
Ia mengatakan, sebagai persiapan untuk mengantisipasi jika terjadi kebakaran lahan, dalam waktu dekat pihaknya akan mengadakan pelatihan yaitu Bantuan Sukarelawan Pemadam Kebakaran (Balankar).
“Harapannya nanti diikuti oleh perwakilan setiap kecamatan di Bantul, minimal ada dua perwakilan. Dalam pelatihan tersebut mereka akan diajarkan dan dibekali untuk mengantisipasi sebelum terjadi kebakaran dengan demikian jika memang terjadi kebakaran mereka akan mengerti hal apa yang harus mereka lakukan,” katanya.
Kemudian Dwi mengatakan harapannya untuk tahun-tahun kedepan masing-masing kecamatan di Bantul harus memiliki wilayah menejemen kebakaran, dari 17 kecamatan harus memiliki setidaknya satu ditiap kecamatan.
“Meskipun itu dilakukan secara bertahap harapannya dapat segera mungkin terealisasi, karena cakupan lokasi dalam penanganan pemadaman kebakaran yang minimal membutuhkan waktu 15 menit sangat tidak mungkin jika hal tersebut jika tidak ditempatkan di setiap kecamatan,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kebijakan fiskal 2027 tetap pro-growth dengan target pertumbuhan 6% dan defisit 2,4% PDB, namun pemerintah menjaga kehati-hatian fiskal.
Jadwal SIM Sleman Oktober 2026 mencakup Satpas, MPP, SIM Keliling Malam, dan SIMMADE. Sabtu 10 Oktober tersedia di MPP Sleman.
Jadwal layanan SIM keliling di Kota Jogja hari ini Sabtu (9/10/2026) berlokasi di Alun-Alun Kidul malam hari.
Prakiraan cuaca Jogja 10 Oktober 2026 didominasi berawan. Suhu udara DIY berkisar 22–32°C dengan kelembapan mencapai 92%.
Pemerintah Pusat mengalokasikan Rp18,75 miliar untuk membangun lima Kampung Nelayan Merah Putih di Gunungkidul. Simak lokasi dan rincian anggarannya.
Cek jadwal KSPN Jogja Sabtu 10 Oktober 2026 ke Obelix Sea View dan Pantai Drini, lengkap dengan tarif dan jam keberangkatan.