Kasasi Ditolak MA, Lurah Bohol Margana Segera Bebas Akhir Oktober
Kasasi JPU dalam kasus korupsi Lurah Bohol Margana ditolak MA. Margana telah dieksekusi dan diperkirakan bebas setelah masa pidananya berakhir 27 Oktober 2026.
Proses pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih tipe hub di kawasan Pelabuhan Sadeng di Kalurahan Songbanyu, Tepus./istimewa-DKP Gunungkidul
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pemerintah Pusat mengalokasikan anggaran Rp18,75 miliar untuk membangun lima Kampung Nelayan Merah Putih di Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Pembangunan tersebut tersebar di Pantai Baron, Drini, Ngrenehan, Ngandong, dan kawasan Pelabuhan Sadeng.
Dinas Kelautan dan Perikanan Gunungkidul mencatat lima lokasi tersebut mendapatkan program pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih pada 2026. Program ini mencakup pembangunan fasilitas pendukung kegiatan perikanan tangkap dengan dua tipe, yakni hub atau inti dan penyangga.
Kepala Bidang Perikanan Tangkap Dinas Kelautan dan Perikanan Gunungkidul, Noor Ichsan, mengatakan pembangunan di lima lokasi tersebut telah mulai berjalan.
“Pembangunan dari kampung nelayan merah putih sudah mulai dijalankan,” kata Noor, Kamis (8/10/2026).
Ini 5 Lokasi Kampung Nelayan Merah Putih di Gunungkidul
Lima lokasi pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Gunungkidul tersebar di sejumlah kawasan pesisir. Berikut rinciannya:
Dari lima lokasi tersebut, pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih tipe hub atau inti berada di kawasan Pelabuhan Sadeng. Sementara itu, empat lokasi lainnya mendapatkan pembangunan tipe penyangga.
Rincian Anggaran Rp18,75 Miliar
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Gunungkidul, M Johan Prasetyo, mengatakan pelaksanaan program tersebut sepenuhnya ditangani tim dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).
Meski berada di kawasan pantai Gunungkidul, pemerintah kabupaten hanya membantu proses perizinan dan penyediaan lahan.
“Kita hanya membantu untuk perizinan hingga penyediaan lahan. Adapun pembangunan ada di Pemerintah Pusat,” katanya.
Johan mengatakan, berdasarkan informasi yang diterima dari Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pembangunan, total anggaran untuk lima lokasi mencapai sekitar Rp18,7 miliar.
Berikut rincian anggaran pembangunan di masing-masing lokasi:
Alokasi terbesar berada di Pelabuhan Sadeng, yakni sekitar Rp5,33 miliar. Lokasi tersebut menjadi pusat pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih tipe hub atau inti.
Johan menjelaskan, selain anggaran pembangunan di lima lokasi tersebut, terdapat Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sekitar Rp1,8 miliar. Dengan demikian, total anggaran program Kampung Nelayan Merah Putih di Gunungkidul mencapai Rp18,75 miliar.
“Untuk pembangunan juga ada PPN dengan besaran Rp1,8 miliar sehingga total anggaran pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Gunungkidul mencapai Rp18,75 miliar,” kata Johan.
Fasilitas Kampung Nelayan Tipe Hub dan Penyangga
Noor Ichsan menjelaskan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Gunungkidul dibagi menjadi dua tipe, yakni hub atau inti dan penyangga. Masing-masing memiliki fasilitas yang disesuaikan dengan perannya.
Tipe hub di Pelabuhan Sadeng
Kampung Nelayan Merah Putih tipe hub dibangun di kawasan Pelabuhan Sadeng, Kapanewon Girisubo.
Menurut Noor, sejumlah sarana dan prasarana yang dibangun meliputi:
Fasilitas tersebut menjadi bagian dari pembangunan kawasan inti Kampung Nelayan Merah Putih di Pelabuhan Sadeng.
Tipe penyangga di empat pantai
Sementara itu, Kampung Nelayan Merah Putih tipe penyangga dibangun di Pantai Baron, Pantai Drini, Pantai Ngandong, dan Pantai Ngrenehan.
“Kalau yang tipe penyangga, fasilitas yang dibangun antara lain pabrik es, tempat sandaran kapal, kios perbekalan, coolbox hingga shelter pendaratan ikan,” ungkap Noor.
Pembangunan fasilitas di empat lokasi tersebut melengkapi pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih di Gunungkidul, dengan Pelabuhan Sadeng sebagai lokasi tipe inti.
Pembangunan Ditangani Kementerian Kelautan dan Perikanan
Meski berlokasi di wilayah Gunungkidul, pembangunan lima Kampung Nelayan Merah Putih ini menjadi tanggung jawab Pemerintah Pusat melalui tim dari Kementerian Kelautan dan Perikanan.
Pemerintah Kabupaten Gunungkidul melalui Dinas Kelautan dan Perikanan membantu proses perizinan serta penyediaan lahan untuk mendukung pelaksanaan program.
Dengan total anggaran Rp18,75 miliar, pembangunan tersebut mencakup satu lokasi tipe hub di Pelabuhan Sadeng dan empat lokasi tipe penyangga di kawasan pantai lainnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasasi JPU dalam kasus korupsi Lurah Bohol Margana ditolak MA. Margana telah dieksekusi dan diperkirakan bebas setelah masa pidananya berakhir 27 Oktober 2026.
Borussia Dortmund ditahan Werder Bremen 2-2 setelah sempat unggul dua gol pada pekan kelima Bundesliga 2026/27 di Signal Iduna Park.
Bantul kelebihan 83 guru SD dan SMP. Dikpora menyiapkan pemetaan kebutuhan dan redistribusi guru untuk mengatasi ketimpangan tenaga pendidik.
IHSG diproyeksi bergerak di level 6.000–6.215 pekan depan. Simak sentimen geopolitik, harga minyak, penjualan ritel, dan rupiah.
Jadwal SIM Keliling Gunungkidul Sabtu 10 Oktober 2026 di Siraman. Simak jadwal layanan, lokasi, syarat perpanjangan, dan aturan SIM kedaluwarsa.
Stimulus transportasi Nataru 2026/2027 sedang dibahas. Menhub Dudy berharap kebijakan diumumkan Oktober, termasuk dukungan untuk kereta api.