Baru Diterima, Motor Koperasi Baru di Wonogiri Nyungsep ke Sawah
Motor roda tiga KDKMP Desa Sukoharjo Wonogiri masuk sawah usai distribusi. Diduga pengemudi belum mahir, kerusakan ringan.
Sejumlah peserta seleksi penerimaan pegawai PT Astra Daihatsu yang bekerja sama dengan SMK Muhammadiyah 1 Bantul, saat mengikuti tes tahap pertama di Gedung kompleks perkantoran Pemda Bantul, Selasa (24/5/2016). (Yudho Priambodo/JIBI/Harian Jogja)
Kompetensi siswa SMK di Bantul dilirik perusahaan internasional
Harianjogja.com, BANTUL- Kemampuan dan kompetensi siswa SMK di Bantul yang semakin meningkat tiap tahunnya kini membuat banyak perusahaan tertarik untuk mengadakan tes penerimaan pegawai baru dengan terjun langsung di lapangan.
SMK Muhammadiyah 1 Bantul sebagai satu-satunya sekolah yang sudah menjalin kerjasama dengan PT Astra Daihatsu, mengadakan tes penerimaan bagi lulusan siswa SMK baik di DIY dan Jawa Tengah, Selasa (24/5/2016).
Kepala Dinas Pendidikan Menengah dan Non Formal (Dikmenof) Kabupaten Bantul, Masharun Ghozalie mengatakan dengan adanya rekruitmen seperti ini diharapkan akan dapat menekan angka pengangguran di Kabupaten Bantul.
Jika pada tahun sebelumnya keterserapan siswa SMK untuk berbagai perusahaan mencapai 72,8%, harapannya dengan sistem jemput bola seperti ini akan penyerapan tenaga kerja akan semakin bertambah.
“Dengan kompetensi yang dimiliki oleh siswa SMK saya yakin akan banyak yang lolos seleksi untuk perusahaan ini. Semoga ke depan akan banyak lagi perusahaan yang akan melakukan kegiatan rekruitmen pegawai dengan sistem seperti ini,” katanya, Selasa (24/5/2016).
Menurut Masharun, siswa SMK memang sudah disiapkan oleh sekolah untuk menjadi calon pekerja-pekerja muda yang terampil dan memiliki skill yang bagus.
“Saya sudah bicara dengan pihak PT Daihatsu, mengapa mereka mau melakukan rekruitmen pegawai baru di Bantul, karena menurut perusahaan tersebut banyak siswa di Bantul ini memiliki soft skill dan hard skill melebihi dari rata-rata sisa SMK di daerah lain,” paparnya.
Salah satu panitia rekruitmen dari SMK Muhammadiyah 1 Bantul, Sagiman menjelaskan pada seleksi tahap pertama ini peserta yang mendaftar mencapai 1.080 orang mereka yang mendaftar adalah siswa kelas XII SMK dan alumni SMK dari wilayah DIY dan Jateng dari semua jurusan sekolah SMK.
“Untuk peserta sendiri kami terbuka bagi semua siswa dan dari berbagai jurusan. Namun yang terbanyak mendaftar yaitu dari jurusan Teknik Kendaraan Ringan atau otomotif. Bahkan alumni SMK dari wilayah DIY dan Jawa Tengah juga bisa mendaftar. Kemudian setelah nantinya peserta dinyatakan lolos seleksi tahap satu maka mereka akan mengikuti tes selanjutnya yakni wawancara, tes fisik, dan tes kesehatan,” kata Sagiman.
Karena SMK Muhammadiyah 1 Bantul ditunjuk sebagai panitia penerimaan pegawai, maka semua seleksi ini dilakukan di lingkungan sekolah ini.
“Karena kita sudah ditunjuk dan bekerja sama, maka semua seleksi akan dilakukan di sini [SMK Muhammadiyah 1 Bantul],” tegasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Motor roda tiga KDKMP Desa Sukoharjo Wonogiri masuk sawah usai distribusi. Diduga pengemudi belum mahir, kerusakan ringan.
SIM keliling Sleman 19 Mei 2026 hadir di Mitra 10, termasuk layanan malam di Sleman City Hall untuk perpanjangan SIM A dan C.
Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo dorong skrining kesehatan mental siswa usai kasus klitih yang menewaskan pelajar di depan SMAN 3 Jogja.
Jadwal SIM keliling Jogja hari ini hadir di Alun-Alun Kidul dan layanan drive thru di Mal Pelayanan Publik Kota Jogja.
KAI Daop 6 Yogyakarta mencatat 246 ribu penumpang KAJJ selama libur Kenaikan Yesus Kristus, naik 189 persen dari pekan sebelumnya.
Disdik Sleman mulai adaptasi penerapan Bahasa Inggris di SD menjelang kebijakan wajib nasional pada tahun ajaran 2027/2028.