RSPS Bantul Raih ISO 27001:2022, Perkuat Keamanan Data Pasien
Sertifikasi ISO 27001:2022 ini menjadi bukti keseriusan RSUD Panembahan Senopati Bantul dalam memberikan layanan yang aman dan profesional
INFAQ MASJID Takmir Masjid Gedhe Kauman Yogyakarta mengumpulkan uang dari dalam kotak infaq seusai shalat Jumat di masjid tersebut, Jumat (23/08/2013). Dana infaq yang terkumpul dari umat tidak hanya digunakan untuk oprasional masjid, namun juga digunakan untuk membantu meringankan korban bencana alam seperti gempa dan tsunami Aceh 2004.
Pemkot Jogja berencana membuat kebijakan baru.
Harianjogja.com, JOGJA - Dinas Perhubungan Kota Jogja ingin menjadikan Jalan Kauman menjadi kawasan semi-pedestrian seperti kawasan Malioboro.
Alasanannya, Jalan alternatif dari Alun-alun Utara (Altar) menuju Taman Parkir Ngabean itu kini sudah ramai pejalan kaki sejak Altar menjadi larangan masuk kendaraan dan berfungsinya Taman parkir Ngabean.
Saat ini Dinas Perhubungan tengah mengkaji dari sisi manageman lalu lintas di Jalan Kauman.
“Soal infrastruktur pendukung kami sudah koordinasikan dengan Dinas Kimpraswil,” kata Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, Dinas Perhubungan Kota Jogja, Golkari Made Yulianto seusai acara Sosialisasi dan Pembinaan Pengemudi Angkutan Tidak Bermotor (Becak dan Andong) di Ndalaem Yudhanegaran, Kamis (26/5/2016)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Wakil Ketua DPRD DIY, Budi Waljiman, mendorong penguatan budaya membaca dan menulis di tengah derasnya arus informasi digital
FIFA selidiki dugaan rasis suporter Argentina ke iShowSpeed di Piala Dunia. Simak kronologi insiden dan kontroversi terbaru tim Tango di sini.
Sekda baru Kota Jogja, Budi Santosa Asrori, memprioritaskan pelaksanaan program RPJMD, penguatan tata kelola pemerintahan, dan penanganan isu strategis seperti
Jumlah lulusan perguruan tinggi di Sleman terus bertambah, sementara lapangan kerja formal belum mampu mengimbanginya. Disnaker soroti mismatch kompetensi.
DPRD Gunungkidul mulai membahas tiga Raperda inisiatif pada Juli 2026. Total 12 Raperda ditargetkan selesai dibahas dan ditetapkan hingga akhir tahun.