Politisi dan Aktivis Demokrasi Asia Kunjungi PDI Perjuangan DIY
Puluhan politisi dan aktivis demokrasi Asia mengunjungi Kantor DPD PDI Perjuangan DIY dalam rangkaian Konferensi CALD di Jogja.
Ilustrasi penggelapan sepeda motor (JIBI/Solopos/Dok.)
Pencurian Sleman, pelaku cukup lama melakukan pendekatan pada korban sebelum menipu.
Harianjogja.com, SLEMAN - Waspadalah terhadap orang yang baru dikenal. Seorang siswi berinisial RI, 15, asal Purwobinangun, Pakem, Sleman kehilangan motor karena bertemu dengan seorang pria yang baru dikenalnya melalui ponsel, Senin (6/6/2016). Modusnya pelaku meminta korban untuk diantar lalu menjatuhkan barang dan membawa kabur motor.
Kapolsek Sleman Kompol Teguh Sumartoyo menjelaskan, peristiwa itu terjadi berawal ketika korban mendapatkan panggilan dari orang tak dikenal ke nomor ponselnya. Sekitar sepekan, pelaku terus menghubungi korban dengan seolah-olah kenal dekat.
Karena keduanya berkomunikasi intensif, pada Senin (6/6/2016) meminta korban untuk menemuinya di simpang empat Turi, Sleman sekitar pukul 13.00 WIB. Korban sebenarnya sudah menolak, tetapi pelaku terus menghubungi bahkan dengan sedikit merayu, mengatakan jika korban tak menemuinya dia akan terus menunggu di simpang empat Turi hingga korban datang. Merasa luluh hatinya oleh bujuk rayu pelaku, korban pun datang ke simpang empat Turi menggunakan motor Honda Vario bernopol AB 3227 CQ yang baru dibelikan orangtuanya pada Januari 2016.
"Menggunakan motor itu, korban lalu bertemu dengan pelaku yang dikenalnya sebagai pria melalui ponsel tersebut," terang Teguh, Kamis (9/6/2016)
Setelah bertemu di simpang empat Turi, pelaku mengaku sengaja tidak membuka kaca hitam pada helm yang dikenakan dengan alasan masih malu. Saat itu pelaku tidak terlihat membawa motor. Setelah dirayu dengan berbagai kata-kata, pelaku meminta korban mengantarnya ke Murangan dengan posisi korban membonceng. Dari simpang empat Turi kemudian menuju arah selatan. Sesampainya di Dusun Polowidi, Trimulyo, Sleman kemudian menuju ke barat hingga melewati kawasan Panasan Triharjo, saat itu korban masih membonceng.
Setibanya di Dusun panggeran, tiba-tiba pelaku menjatuhkan charger ponsel milik korban yang berada di dashboard motornya. Pelaku pun menghentikan laju motor dan meminta korban mengambil charger tersebut. Saat korban turun untuk mengambil charger, pelaku langsung tancap gas membawa kabur motor korban.
"Pelaku berpura-pura menjatuhkan barang lalu korbannya diminta turun mengambil," kata Teguh.
Korban berusaha mengejar dan berteriak minta tolong warga. Sejumlah warga juga berupaya mengejar pelaku namun jejaknya sudah tidak bisa diketahui. Korban menderita kerugian Rp16 juta atas motor yang dibawa kabur tersebut. "Kasus ini masih dalam penyelidikan. Imbauan kami, agar jangan mudah percaya kepada orang yang baru dikenal," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Puluhan politisi dan aktivis demokrasi Asia mengunjungi Kantor DPD PDI Perjuangan DIY dalam rangkaian Konferensi CALD di Jogja.
Daftar harga ban mobil September 2026 dari BF Goodrich, Bridgestone, Dunlop hingga Pirelli, mulai Rp489 ribuan per unit.
Gelombang tinggi membuat nelayan Kulonprogo berhenti melaut tiga bulan. Kini mereka kembali melaut, tetapi aktivitas masih terbatas.
Han So Hee ingin menikah sebelum usia 40 tahun dan memiliki anak. Ia bahkan siap vakum dari dunia hiburan demi mendampingi anak.
Ganfan Yingying, kreator konten makanan dengan 1,2 juta pengikut, meninggal di usia 24 tahun akibat kebiasaan memuntahkan makanan. Simak pesan terakhirnya!
Penjualan mobil Agustus 2026 tembus 81.756 unit secara wholesales dan 83.422 unit retail, menjadi rekor tertinggi tahun ini.