ANGKUTAN LEBARAN : 250 Kereta Disiapkan, Ratusan Personel Keamanan Dikerahkan
PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daops) VII giat melakukan perbaikan jalur kereta api (KA), sebagaimana tertangkap kamera di sekitar Stasiun Besar Madiun, Jawa Timur, Selasa (23/6/2015). Menjelang musim mudik Lebaran 2015, PT KAI Daops VII/Madiun melakukan pemeriksaan dan perbaikan rel secara rutin demi menjamin keselamatan pemudik yang akan menggunakan angkutan kereta api di jalur besi itu. (JIBI/Solopos/Antara/Fikri Yusuf)
Angkutan Lebaran Kereta Api mengalami lonjakan jumlah penumpang.
Harianjogja.com, JOGJA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 6 Jogja memperkirakan jumlah penumpang kereta api untuk masa angkutan Lebaran 2016 ini meningkat 7-10%.
Menghadapi lonjakan jumlah penumpang, kata Executive Vice President (EVP) PT KAI (Persero) Daop 6 Jogja Hendy Helmy, Daop 6 jogja telah melakukan berbagai persiapan, mulai dari pengecekan sarana transportasi, fasilitas, hingga penambahan personil operasional dan keamanan. Rencananya, untuk personel keamanan akan ditambah 500 dari anggota Brimob. Sementara petugas penilik jalan kereta api akan ditambah sekitar 20% dari total sebelumnya sekitar 400 orang.
Sejak Selasa (14/6/2016), Daop 6 telah mengecek seluruh kereta api yang akan dioperasikan untuk angkutan Lebaran. Ia memastikan 250 kereta api dalam kondisi baik. Untuk jalur yang dilalui juga telah diperiksa petugas.
“Secara keseluruhan sudah siap untuk Lebaran 2016,” tegasnya, Kamis (16/6/2016)
Humas PT KAI Daops 6 Jogja Eko Budiyanto mengatakan, dari pengecekan kereta api telah selesai dilakukan. Konsentrasi saat ini pada jembatan serta perlintasan.
Personil akan dikerahkan untuk melakukan patroli rutin di sekitar jembatan dan bantaran untuk siaga jika ada kejadian banjir. Sementara khusus di perlintasan, pihaknya mengimbau kepada masyarakat agar mewaspadai lintasan kereta yang tidak berpalang.
Ia menyebut, dari 450 pintu perlintasan, baru ada 120 yang memiliki palang pintu.
"Intensitas perjalanan kereta api semakin banyak di lebaran nanti. Jadi warga harus hati-hati," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Share