Sejarah Gunung Anak Krakatau, Lahir dari Reruntuhan 1883 hingga Kisah Tsunami
Sejarah Gunung Anak Krakatau bermula dari kehancuran Krakatau 1883, tumbuh hingga 338 mdpl, lalu runtuh akibat longsoran pada tsunami 2018.
Ilustrasi kekerasan (Dok/JIBI/Solopos/Antara)
Kekerasan Sleman dialami seorang pedagang sate.
Harianjogja.com, SLEMAN - Aksi kekerasan kembali terjadi di wilayah hukum Polres Sleman. Orang tak dikenal tiba-tiba menganiaya penjual sate dan membakar warungnya yanga berada di kawasan RSUD Sleman Dusun Widoro, Triharjo, Kecamatan, Sleman pada akhir pekan lalu.
Pemilik warung sekaligus korban diketahui bernama Hotim, 24, warga Banjar, Kedundung, Sampang, Madura.
Kapolsek Sleman Kompol Teguh Sumartoyo menjelaskan, pihaknya masih menyelidiki kasus tersebut. Sejumlah saksi tekah diperiksa seperti anggota kekuarga korban serta beberapa warga yang melihat peristiwa itu.
"Saat ini masih dalam penyelidikan kami," terang Teguh, Minggu (19/6/2016).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sejarah Gunung Anak Krakatau bermula dari kehancuran Krakatau 1883, tumbuh hingga 338 mdpl, lalu runtuh akibat longsoran pada tsunami 2018.
GAC Indonesia menawarkan harga khusus mobil listrik AION dan HYPTEC selama GIIAS Bandung 2026 hingga 13 September.
Pemkot Jogja digitalisasi pencatatan kunjungan tamu melalui SILAT, dari registrasi hingga verifikasi dokumen dan penyimpanan data.
Rupiah diprediksi menguat ke Rp17.480 per dolar AS hari ini. Rupiah sebelumnya ditutup naik 121 poin ke level Rp17.511.
Operasi caesar dapat memengaruhi keseimbangan mikrobiota usus bayi. Pemberian ASI menjadi salah satu cara menjaga kesehatan pencernaan anak.
Timnas basket putra Indonesia dipastikan dalam kondisi fit untuk menghadapi Jepang pada laga pertama Asian Games 2026 Aichi-Nagoya.