Jembatan Kretek Dua Bakal Diimbangi Pengembangan Wisata
Banjir Kulonprogo, petani berusaha mengatasi ladang yang terendam air.
Harianjogja.com, KULONPROGO -- Air sisa banjir pekan lalu masih menggenangi area sawah hingga setinggi 30 sentimeter di Desa Cerme, Panjatan, Kulonprogo. Area sawah yang biasa ditanami melon dan kedelai tersebut diperkirakan baru akan surut hingga dua pekan mendatang.
Bagian tengah sawah terendam lebih dalam sedangkan air di bagian tepi sawah mencapai tinggi mata kaki. Air yang masih menggenang tersebut disebabkan saluran pembuangan irigasi sawah tersebut tersumbat oleh enceng gondok. Sukamto, Kepala Dusun Cerme X, Cerme mengatakan bahwa petani hanya bisa pasrah menunggu air surut dan sawahnya mengering dengan sendirinya.
“Tanahnya masih becek padahal harus kering dulu,” keluhnya, Rabu (22/6/2016).
Menurutnya, sawah harus benar-benar mengering dan dalam kondisi sehat sebelum bisa ditanami kembali. Waktu yang tersedia juga tak mencukupi jika harus menanam melon, kedelai ataupun palawija. Sebab, bulan Agustus mendatang masa tanam sudah akan mulai menanam padi yang sebaliknya membutuhkan lahan basah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
Pemkab Bantul siapkan lima kalurahan untuk program Kampung Redam hasil kerja sama dengan Kementerian HAM. Fokus pada resolusi konflik dan keadilan restoratif.
Daftar klub yang lolos ke Liga Champions 2026/2027. Simak klub raksasa yang lolos otomatis dan daftar tim yang berjuang lewat kualifikasi di sini.
KDMP Tamanmartani menggunakan dana LPDB untuk operasional awal klinik pratama sambil menunggu kerja sama BPJS Kesehatan.