BANDARA KULONPROGO : WTT Konsisten Tak Hadiri Musyawarah Ganti Rugi

Sekar Langit Nariswari
Sekar Langit Nariswari Sabtu, 25 Juni 2016 20:20 WIB
BANDARA KULONPROGO : WTT Konsisten Tak Hadiri Musyawarah Ganti Rugi

Seorang bocah bermain saat sejumlah warga yang tergabung dalam Wahana Tri Tunggal (WTT) menggelar aksi unjuk rasa di luar PN Wates, Selasa (24/3/2015) (JIBI/Harian Jogja/Switzy Sabandar)

Bandara Kulonprogo masuk proses musyawarah ganti rugi.

Harianjogja.com, KULONPROGO -- Warga penolak bandara New Yogyakarta International Airport (NYIA) yang tergabung dalam Wahana Tri Tunggal (WTT) menolak hadir musyawarah bentuk ganti rugi lahan terdampak. Hal ini merupakan bentuk sikap konsisten mereka yang kukuh menolak pembangunan bandara.

Humas WTT, David mengatakan tidak seluruh warga WTT mendapat musyawarah bentuk ganti rugi lahan terdampak meski sama-sama memiliki lahan terdampak. Kendati demikian, tak ada satupun warga WTT yang menghadiri undangan tersebut.

Menurut dia, sikap ini merupakan bentuk konsisten WTT menolak pembangunan bandara. Mengenai beredarnya kabar warga WTT meminta lahannya diukur pekan ini, David mengatakan hal tersebut tidak benar. Ia menjelaskan warga yang meminta lahannya diukur kembali tersebut merupakan warga pendukung yang kebetulan berbeda pendapat dalam satu keluarga.

Meski demikian, David menyatakan kesediaan diukur ataupun mengajukan pengukuran merupakan hak pribadi masing-masing anggota WTT. Namun, ia menegaskan warga WTT asli tidak akan membiarkan lahannya diukur.

“Jika yang minta diukur mungkin cuma mengaku-aku saja menjadi anggota WTT,” imbuhnya, ujarnya ketika dihubungi via telepon, Jumat (24/6/2016).

Sebelumnya, Kepala Kanwil Badan Pertanahan Nasional (BPN) DIY, Arie Yuriwin mengatakan ada warga WTT yang datang meminta pengukuran lahan. Adapun, sebelumnya warga WTT bersikeras menolak pengukuran lahan maupun penilaian oleh tim appraisal. Ia menguraikan hingga hari kedua pelaksanaan musyawarah terdapat dua warga yang meminta pengukuran atas tanahnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online