PENUKARAN UANG : Asyik, Jadwal Penukaran UPK Diperpanjang

Kusnul Isti Qomah
Kusnul Isti Qomah Jum'at, 01 Juli 2016 07:20 WIB
PENUKARAN UANG : Asyik, Jadwal Penukaran UPK Diperpanjang

JIBI/Harian Jogja/Desi Suryanto Warga dan pedagang mengantre untuk menukarkan uang kepada petugas Bank Indonesia dalam mobil loket yang dibuka di Pasar Beringharjo, Yogyakarta, Senin (22/06/2015). Pecahan uang kecil ataupun uang baru diminati para pedagang untuk kebutuhan transaksi, sementara warga masyarakat menukarkan uang untuk kebutuhan tradisi memberikan uang kepada anak-anak saat lebaran kelak.

Penukaran uang di DIY diperpanjang.

Harianjogja.com, JOGJA--Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memperpanjang masa penukaran Uang Pecahan Kecil (UPK) hingga 4 Juli 2016. Hal ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan penukaran uang oleh masyarakat menjelang Lebaran.

Kepala KPw BI DIY Arief Budi Santoso mengatakan loket penukaran menggunakan sarana kas mobil yang berlokasi di depan KPw BI DIY, Jl Panembahan Senopati, Jogja. Layanan ini dilakukan pada 1-4 Juli 2016. Sebelumnya, penukaran uang hanya dilayani sampai 30 Juni 2016.

Masyarakat yang ingin melakukan penukaran uang akan dilayani mulai pukul 09.00 WIB hingga menjelang buka puasa.

"Para penukar wajib menyiapkan kartu identitas berupa KTP asli," kata dia, Kamis (30/6/2016).

BI akan menyediakan plafon tertentu untuk setiap penukar karena semakin mendekati Lebaran, semakin banyak masyarakat yang membutuhkan. Hal ini dilakukan untuk mengakomodasi seluruh kebutuhan masyarakat sehingga semakin banyak yang terlayani.

Distribusi UPK ke masyarakat dilakukan langsung oleh BI, melalui perbankan untuk nasabah, kas keliling, dan layanan luar kantor. Arief menyebutkan BI menyiapkan uang sebanyak Rp5,1 triliun yang terdiri dari Rp4,6 triliun uang pecahan besar (UPB) dan Rp538 miliar UPK termasuk uang logam.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Artikel Penulis