Harga Beras Rendah, Petani Bantul Pilih Simpan Hasil Panen
Sejumlah mahasiswa IKIP PGRI Wates melakukan penggalangan dana bagi korban longsor Purworejo dengan mengenakan kostum pocong di simpang lima Karangnangka. Wates, Jumat (24/6/2016). ( Sekar Langit Nariswari/JIBI/Harian Jogja)
Ramadan 2016 di IKIP PGRI Wates, salah satu kegiatan mahasiswa adalah memberikan paket bantuan untuk warga tidak mampu
Harianjogja.com, KULONPROGO- Sejumlah sivitas akademika IKIP PGRI Wates membagikan 100 paket berbuka dengan mendatangi langsung rumah warga di Dusun Gunung Gondangan, Margosari, Pengasih, Kamis (30/6/2016). Paket bantuan diberikan langsung guna menghindari antrean panjang dan berdesak-desakan yang akan menyulitkan warga.
Paket berbuka tersebut dibagikan kepada warga dusun di sekitar lokasi kampus sebagai penutup rangkaian kegiatan bulan Ramadhan IKIP PGRI Wates. Satu paket terdiri dari beras, gula, teh, minyak goreng, makanan siap saji, dan cemilan.
“Ada 100 paket yang kami bagikan yang dihimpun dari kalangan kampus,” ujar Wahyu Purwadi, salah satu dosen tersebut saat pelaksanaan cara. Sejumlah sivitas akademika kampus yang terdiri dari dosen, karyawan, dan mahasiswa mendonasikan sebagian rezekinya guna menyediakan paket tersebut.
Paket diantarkan oleh mahasiswa dengan mendatangi rumah warga secara langsung. Wahyu menjelaskan bahwa bantuan tersebut ditargetkan kepada warga yang kurang mampu, lanjut usia (lansia), serta janda yang berada di kawasan tersebut. Dengan mendatangi secara langsung, mahasiswa secara tidak langsung menunjukkan kepedulian agar warga tak perlu berdesak-desakkan saat mengantre bantuan.
Kegiatan ini sedianya akan dilaksanakan setiap tahun dengan memperbanyak jumlah bantuan yang bisa diberikan. Wahyu menguraikan bahwa kegiatan ini sekaligus melengkapi tadarus Quran yang dilaksanakan sivitas akademika selama Ramadhan. Sebelumnya, dilakukan pula pembagian takjil gratis di perempatan Karangnangka yang dikoordinasi oleh salah satu Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM).
M. Sururi, Presiden Mahasiswa IKIP PGRI Wates mengatakan bahwa kegiatan ini efektif membangun rasa sosial mahasiswa . Terlebih lagi mahasiswa juga sempat melakukan penggalangan dana bagi korban longsor Purworejo dan juga pemberian bimbingan konseling.Ia membenarkan bahwa pendistribusian paket memang sengaja dilakukan dari rumah ke rumah. “Ini bentuk kepedulian kami agar mayarakat tidak perlu bersusah-payah demi mendapat bantuan,”ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
Pemkab Bantul siapkan lima kalurahan untuk program Kampung Redam hasil kerja sama dengan Kementerian HAM. Fokus pada resolusi konflik dan keadilan restoratif.
Daftar klub yang lolos ke Liga Champions 2026/2027. Simak klub raksasa yang lolos otomatis dan daftar tim yang berjuang lewat kualifikasi di sini.
KDMP Tamanmartani menggunakan dana LPDB untuk operasional awal klinik pratama sambil menunggu kerja sama BPJS Kesehatan.
Erina Gudono resmi lulus S2 University of Pennsylvania sambil menjalani peran sebagai ibu bagi Bebingah bersama Kaesang Pangarep.