INFO MUDIK 2016 : Minggu, 33.000 Penumpang Diprediksi Tiba di Giwangan

Ujang Hasanudin
Ujang Hasanudin Sabtu, 02 Juli 2016 00:20 WIB
INFO MUDIK 2016 : Minggu, 33.000 Penumpang Diprediksi Tiba di Giwangan

ARUS BALIK LEBARAN Pemudik memilih bus yang akan membawanya ke kota tujuan di Terminal Giwangan, Yogyakarta, Selasa (13/08/2013). Puncak arus balik di Terminal Giwangan Yogyakarta terjadi pada Minggu (11/08/2013), namun masih banyak terlihat pemudik yang melakukan perjalanan balik pada H+4 lebaran. Sedikitnya program balik gratis menjadikan pemudik banyak memilih bus karena dianggap lebih murah daripada kereta api ataupun pesawat udara.

Info mudik 2016 di Terminal Giwangan.

Harianjogja.com, JOGJA -- Unit Pelaksana Teknis (UPT) Terminal Giwangan memprediksi puncak kedatangan penumpang di Terminal Giwangan terjadi pada H-3 Lebaran atau Minggu (3/7/2016). Diperkirakan ada sekitar 33.000 penumpang turun melalui terminal terbesar di Kota Jogja tersebut.

“Berdasarkan pengalaman sebelumnya tiap libur lebaran Idulfitri akan terjadi lonjakan penumpang sampai 33 penumpang pada H-3,” kata Agus Windarto, selaku administrator managemen transportasi di UPT Malioboro, saat ditemui di Terminal Giwangan, Jumat (1/7/2016) siang.

Agus mengatakan peningkatan kedatangan penumpang sudah terasa sejak H-7 lebaran atau 29 Juni lalu. Pada H-7 total penumpang yang datang di Terminal Giwangan sebanyak 20.348 orang yang terdiri dari penumpang bus antar kota antar provinsi sebanyak 16.085 orang dan penumpang bus antar kota dalam provinsi 4.263 orang.

Sehari kemudian atau 30 Juni kedatangan penumpang meningkat menjadi 23.217 orang, yang terdiri 18.197 penumpang AKAP, dan 5.020 penumpang AKDP. Kedatangan penumpang pada H-6 ini didalamnya masuk tambahan 40 bus mudik gratis Jasa Raharja dari Jakarta, dan satu bus dari Denpasar, Bali.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online