BEDAH MENOREH : 256 Hektar Tanah Kas Desa Diusulkan, Ini Tahapannya

Sekar Langit Nariswari
Sekar Langit Nariswari Selasa, 05 Juli 2016 08:20 WIB
  BEDAH MENOREH : 256 Hektar Tanah Kas Desa Diusulkan, Ini Tahapannya

Beberapa warga melewati jalan yang sedang dilebarkan di wilayah Dusun Nglinggo, Desa Pagerharjo, Kecamatan Samigaluh, Kulonprogo, Selasa (19/4). Pelebaran jalan yang dilakukan dengan memapras tebing tersebut merupakan bagian dari program bedah menoreh.(Rima Sekarani I.N./JIBI/Harian Jogja)

Bedah Menoreh, jalur antara Bandara Temon ke Borobudur terus dipersiapkan

Harianjogja.com, KULONPROGO - Setidaknya 256 hektar tanah kas desa diperuntukkan pembangunan jalur Bedah Menoreh. Luasan tersebut sedianya akan diusulkan ke Kementerian Pariwisata oleh Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kulonprogo.

Bedah Menoreh dibangun sebagai upaya pengembangan kawasan wisata Borobudur. Melalui jalan yang membelah pegunungan Menoreh ini, wisatawan akan dialihkan ke sejumlah kawasan wisata di utara Kulonprogo. Jalur Bedah Menoreh ini juga akan menyambungkan langsung daerah wisata Borobudur dengan bandara Temon.

Kepala Bidang Bina Marga DPU Kulonprogo, Nurcahyo Hadi Wibowo menyebutkan total ada 256 hektar tanah yang tersebar di sejumlah desa yang akan diusulkan untuk menjadi bagian Bedah Menoreh. Kini Pemkab Kulonprogo sedang dalam tahap identifikasi tanah kas desa yang terdampak.

“Sedang mengundang desa-desa untuk identifikasi mana-mana saja lokasinya,”jelasnya, Senin (4/7/2016).

Selain itu, DPU Kulonprogo juga akan mengusulkan pembuatan Detail Engineering Design (DED) segera pada tahun ini. DED tersebut akan diusulkan pada APBD perubahan tahun ini.

“Paling tidak supaya ada yang dikerjakan tahun ini,”jelasnya.

Nurcahyo mengatakan bahwa dipastikan kebutuhan dana untuk pembangunan jalur tersebut besar namun belum bisa memastikan nominalnya. Meski demikian, ia mengatakan bahwa sejauh ini belum diputuskan apakah pembangunan jalur tersebut akan dilakukan secara bertahap atau tidak

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online