Harga Beras Rendah, Petani Bantul Pilih Simpan Hasil Panen
Petugas pangkalan di Sleman memindahkan tabung gas elpiji tiga kilogram atau gas melon ke truk pengangkut belum lama ini.(JIBI/Harian Jogja/Bernadheta Dian Saraswati)
Distribusi elpiji untuk lebaran masih susah diakses warga.
Harianjogja.com, KULONPROGO -- Dua hari menjelang Lebaran, warga masih kesulitan mendapatkan gas ukuran tiga kilogram. Diduga, kelangkaan ini disebabkan tingginya permintaan gas tanpa dibarengi dengan peningkatan persediaan.
Seorang pengecer di Pengasih, Sutini mengatakan sudah kehabisan gas ukuran 3 kilogram sejak sepekan terakhir. Akibatnya, sejumlah pembeli harus pulang dengan tangan hampa karena tidak bisa membeli gas. Padahal, biasanya pembeli yang datang sudah berkeliling ke berbagai warung pengecer dan juga tetap membawa hasil nihil.
Salah satu pengelola warung makan di Wates, Maryati mengeluhkan kelangkaan gas yang menggangu kegiatannya ini.
“Jika ada yang punya stok tolong beritahu kami,”keluhnya, Senin (4/7/2016).
Pasalnya, sejak sepekan lalu ia sudah mulai kehabisan persedian dan terpaksa harus berhemat.
Warga juga berbondong-bondong mencari tabung gas hingga ke pangkalan di DPBU Wates pada Senin pagi. Sayangnya,sebagian besar warga terpaksa harus kecewa meski sudah datang dan mengantre. Tabung gas yang tersedia di SPBU Wates sendiri hanya mencapai 40 tabung sementara warga yang datang berjumlah lebih dari 100 orang.
Pemilik pangkalan gas di Wates, Wahyu Kurniawati mengatakan bahwa persediaan gas melon yang tersedia di pangkalannya hanya mencapai 30 tabung. Ia sendiri sebelumnya hanya mendapatkan pasokan sebanyak 160 tabung.
“Setelah dropping, warga dan pengecer langsung menyerbu,”urainya.
Ia memperkirakan tabung gas yang tersisa akan langsung habis sehari jelang Lebaran. Padahal, dari kabar yang beredar, Wahyu mengatakan pengiriman gas ke pangkalan baru akan dilakukan setelah libur Lebaran.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Skema Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) dinilai bisa menjadi jalan bagi SMK untuk keluar dari ketergantungan anggaran dan mulai membiayai pengembangannya sendiri
Polresta Jogja melengkapi berkas kasus dugaan kekerasan anak di daycare Little Aresha dengan 147 saksi dan 13 tersangka.
Pemkab Gunungkidul meminta dispensasi penggunaan solar untuk bus sekolah akibat kenaikan BBM nonsubsidi yang membebani anggaran operasional.
Debarkasi haji di YIA mulai disiapkan menyambut kepulangan jemaah pada 2 Juni 2026 dengan sistem tanpa asrama pertama di Indonesia.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.