BOM SOLO : Malam Takbiran, Polres Kulonprogo Tambah 100 Personel

Sekar Langit Nariswari
Sekar Langit Nariswari Selasa, 05 Juli 2016 19:55 WIB
BOM SOLO : Malam Takbiran, Polres Kulonprogo Tambah 100 Personel

Bocah-bocah peserta didik di taman-taman pendidikan Alquran (TPA) se-Kelurahan Sudiroprajan, Jebres, Solo, Jawa Tengah melakukan takbir keliling kampung dengan membawa obor, Kamis (16/7/2015) malam. Takbir keliling dengan pawai obor itu sekaligus melestarikan tradisi malamk takbiran yang telah berlangsung bertahun-tahun. (Sunaryo Haryo Bayu/JIBI/Solopos)

Bom Solo yang terjadi Selasa pagi mendorong Polres Kulonprogo

Harianjogja.com, KULONPROGO -- Polres Kulonprogo menambah 100 personil guna menyiagakan pengamanan di malam takbiran. Penambahan personil dilakukan di ruas-ruas jalan nasional yang juga menjadi perbatasan provinsi DIY-Jawa Tengah (Jateng) guna mengantisipasi serangan teroris terkait bom bunuh diri yang terjadi di Malporesta Solo, Selasa (5/7/2016).

Kapolres Kulonprogo, AKBP Nanang Djunaedi mengatakan penebalan pengamanan akan dilakukan di sejumlah titik rawan selama malam takbiran dan pelaksanaan sholat Idul Fitri di Kulonprogo. Selain itu, akan didirikan pula tenda-tenda polisi di lapangan dan masjid yang rawan serangan terorisme.

Adapun, personil kepolisian juga akan melakukan sterilisasi pada titik-titik pelaksanaan solat Ied tiga jam sebelum pelaksanaan ibadah. Seperti biasa, akan ditempatkan pula polisi berseragama guna menjaga pelaksanaan sholat Ied ini. Tambahan personil juga diberikan di pos lalu lintas di Karangnongko, Wates yang dianggap titik rentan.

Nanang menjelaskan bahwa Kulonprogo memang memilikikecendurungan rentan bagi serangan teroris karena letaknya sebagai perbatasan provinsi DIY-Jawa Tengah. Selain itu, kawasan Kulonprogo juga dilalui oleh jalur jalan nasional yang mudah menjadi jalan masuk bagi ancama-ancaman yang tidak dinginkan.

Sebagaimana arahan dari Kapolda DIY, penambahan personil serta peningkatan kesiapsiagaam akan dilakukan hingga penghujung Operasi Ramadniya 2016 pada 15 Juli mendatang.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online