Harga Beras Rendah, Petani Bantul Pilih Simpan Hasil Panen
(Sekar Langit Nariswari/JIBI/Harian Jogja)
Kuliner Kulonprogo berupa wingko masih menjadi alternatif oleh-oleh.
Harianjogja.com, KULONPROGO -- Selama masa Idul Fitri, sejumlah pedagang oleh-oleh Kota Wates, Kulonprogo diserbu pembeli yang ingin membeli buah tangan. Tingginya permintaan tersebut disikapi dengan penambahan bahan baku hingga berkali-kali lipat.
Seorang penjaga toko oleh-oleh Andika di Jl.Khudori, Wates, Lastri mengatakan pembeli merupakan pemudik yang akan kembali ke perantauan, khususnya ke arah Jakarta dan Jawa Barat. Tingginya permintaan ini biasanya rutin terjadi.
“Biasanya H+2 sampai H+7 pasti ramai”jelasnya di sela-sela melayani pembeli, Kamis (7/7/2016).
Sebagai persiapan, dia juga menambah produksi wingko hingga 100 kilogram. Selain itu, stok bakpia yang disediakan juga ditambah hingga 100 kotak per hari. Lastri memaparkan wingko dan bakpia tetap menjadi pilihan utama bagi para pemudik. Selain itu, sejumlah makanan ringan lainnya juga menjadi alternatif yang diminati.
Selama arus balik Lebaran, ia bisa menjual masing-masing minimal 100 kotak bakpia dan wingko. Di hari biasanya, ia hanya mampu menjual sekitar 20 kotak bakpia dan wingko. Meski bakpia kering lebih awet, pembeli lebih menyukai bakpia basah karena rasanya yang lebih legit.
Pembeli mayoritas membeli dalam jumlah banyak hingga dikemas dalam kardus. Meski permintaan meningkat, diakuinya tidak ada peningkatan harga kecuali untuk camilan. Sekotak wingko dihargai Rp16.000 sedangkan bakpia basah dihargai Rp22.000.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Relokasi SDN Nglarang Sleman dimulai dengan pengurukan lahan hingga September. Sekolah terdampak proyek Tol Jogja-Solo.
Polemik ibadah di Bantul dimediasi polisi. Sultan minta warga jaga toleransi dan tidak terprovokasi isu.
Mahkamah Agung kurangi vonis Zaini Arony jadi 5 tahun penjara dalam kasus korupsi LCC. Ini rincian amar putusan kasasi.
DPRD Jogja soroti klitih yang berulang. Pemkot diminta kaji akar masalah remaja, tak hanya penindakan hukum.
Daftar lokasi Salat Iduladha 1447 H Muhammadiyah DIY tersebar di ribuan titik. Cek sebagian lokasi di Bantul, Sleman, dan Jogja.