Kebakaran TPA Jatibarang Semarang, 22 Warga Batuk dan Sesak Napas
Kebakaran TPA Jatibarang Semarang memasuki hari kelima. Sebanyak 22 warga mengalami batuk dan sesak napas akibat terdampak asap.
Khitanan massal yang digelar di SMP N 2 Wonosari diperuntukkan bagi 50 anak yatim piatu maupun berasal dari keluarga kurang mampu, Selasa (12/7/2016). (Mayang Nova Lestari/JIBI/Harian Jogja)
Khitanan massal digelar oleh alumni SMP N 2 Wonosari
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-- Sebanyak 42 anak mengikuti sunatan massal yang dihelat oleh keluarga besar alumni SMP N 2 Wonosari di aula SMP N 2 Wonosari, Selasa (12/7/2016). Peserta yang mengikuti pun tak hanya berasal dari kota Wonosari saja, namun juga dari berbagai kecamatan di Gunungkidul.
Ketua alumni angkatan 1982 SMP N 2 Wonosari, Supramonco mengatakan bahwa acara sunatan massal yang ditargetkan sebanyak 50 anak tersebut berhasil menarik peserta dari sejumlah kecamatan di seluruh Gunungkidul.
"Diantara lain dari Patuk, Ponjong, Nglipar,hingga Panggang," kata dia, Selasa (12/7/2016).
Dikatakannya, acara tersebut digelar dengan tujuan untuk meringankan beban para orang tua yang dhuafa, kurang mampu, anak yatim piatu, maupun orang tua yang janda ketika memiliki anak laki-laki yang cukup umur untuk melaksanakan sunatan.
Supramonco mengatakan bahwa acara tersebut digagas oleh alumni SMP N 2 Wonosari tahun 1982. Para alumni mengumpulkan sejumlah dana untuk membiayai kegiatan sunatan massal tersebut, sehingga diharapkan dalam temu alumni mampu memberikan kontribusi dan manfaat kepada masyarakat di Gunungkidul.
"Kegiatan ini bisa terlaksana karena kebersamaan diantara sesama alumni," kata dia.
Sementara itu, salah seorang peserta sunatan massal, Rizal Rahmat Affandi, siswa kelas enam SD VI Wonosari mengatakan bahwa dirinya cukup antusias ketika mengikuti program sunatan masal.
"Tidak takut, sudah siap untuk disunat sebentar lagi," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kebakaran TPA Jatibarang Semarang memasuki hari kelima. Sebanyak 22 warga mengalami batuk dan sesak napas akibat terdampak asap.
Penyaluran KPR subsidi baru 178.211 unit hingga 9 Oktober 2026. Ekonom menyoroti daya beli rendah dan sulitnya pekerja informal mengakses kredit.
Kalurahan Panggungharjo menjaga predikat desa antikorupsi melalui transparansi pemerintahan, partisipasi warga, dan bantuan renovasi rumah.
Pertamina dan PAL Jaya menjajaki pemanfaatan limbah lemak FOG sebagai bahan baku biofuel, termasuk bahan bakar penerbangan berkelanjutan.
Angkatan kerja penduduk asli Kota Jogja diprediksi menurun pada 2030–2040. Lulusan berpendidikan tinggi cenderung mencari kerja di luar daerah.
Menperin Muhammad Sarmuji menilai kewajiban sertifikasi halal 2026 menjadi peluang meningkatkan kualitas produk dan daya saing industri nasional.