ANGKUTAN LEBARAN 2016 : Peminat Angkutan Sepeda Motor Gratis dari PT KAI Meningkat 100%

Jumali
Jumali Jum'at, 15 Juli 2016 13:40 WIB
ANGKUTAN LEBARAN 2016 : Peminat Angkutan Sepeda Motor Gratis dari PT KAI Meningkat 100%

Karyawan PT. Lintas Nusantara Perdana, PT. KAI, polisi, mendata sepeda motor yang mengikuti program Angkutan Motor Gratis Lebaran 2015 di Stasiun Jebres, Solo, Minggu (12/7/2015). Kementrian Perhubungan menargetkan 8.000 unit sepeda motor pada tahun ini dapat terangkut menggunakan kereta api sebagai salah satu program mudik gratis untuk menekan angka kecelakaan di jalan. (Ivanovich Aldino/JIBI/Solopos)

Angkutan lebaran 2016 di Jogja, peminat angkutan sepeda motor gratis meningkat 100%

Harianjogja.com, JOGJA -- PT KAI Daerah Operasi (Daop) VI/Yogyakarta mencatat ada peningkatan 100% penggunaan kereta pengangkut sepeda motor pada arus mudik dan balik Lebaran tahun ini.

Peningkatan itu didapatkan usai melihat tingginya animo masyarakat untuk menggunakan jasa layanan ini.

"Ada 4.000 sepeda motor yang berhasil kami berangkatkan. Artinya peningkatannya untuk DIY mencapai 100 persen," ujar Executive Vice President PT KAI Daop VI Yogyakarta, Hendy Helmi di Kepatihan, Jogja, Kamis (14/7/2016) siang.

Selain mencatatkan peningkatan pada kereta barang, lanjut dia, Daop juga mencatat tingginya penumpang. Data di Daop VI mencatat semua keberangkatan kereta dari Jogja baik tujuan Jakarta maupun Surabaya telah penuh sampai Senin (18/7/2016) mendatang.

Sedangkan jumlah pemudik yang bisa diangkut per hari dari Jogja adalah sebanyak 50.000 penumpang selama libur Lebaran.

"Termasuk juga lima kereta api tambahan yang melayani penumpang," jelasnya.

Ia mengungkapkan bahwa puncak arus balik dari Jogja terjadi pada Minggu (10/7/2016) lalu. Dimana target 6.000 penumpang datang dan diberangkatkan dari serta ke Jogja telah tercapai.

Untuk penambahan tiket, Hendy mengaku tidak bisa dilakukan oleh Daop VI karena keterbatasan ketersediaa kursi dan gerbong penumpang. Alhasil, Daop hanya mampu melakukan penambahan sarana yang ada.

"Kami perbaiki sarana saja. Ini sudah sesuai dengan kapasitas yang ada," ucapnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online