Peluru Bersarang di Pipi Korban Penembakan Boyolali, Pelaku Belum Tertangkap
Korban penembakan di bengkel Boyolali menjalani operasi untuk mengangkat peluru yang bersarang di pipi kiri. Polisi memburu terduga pelaku.
Sebanyak 356 calhaj kloter I Embarkasi Adi Soemarmo Solo dilepas oleh Plt. Sekda Provinsi Jateng Djoko Sutrisno di Asrama Haji Donohudan, Ngemplak, Boyolali, Jumat (21/8/2015). (Muhammad Ismail/JIBI/Solopos)
Haji 2016 dari Bantul sebanyak 668 orang, meningkat dibanding tahun lalu
Harianjogja.com, BANTUL- Jamaah calon haji (calhaj) asal Bantul yang akan berangkat ke tanah suci tahun ini meningkat dibanding 2015. Ratusan jamaah calon haji kini mulai dipersiapkan sebelum menuju Arab Saudi.
Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Bantul melansir jumlah jamaah calon haji yang akan berangkat ke Makah, Arab Saudi tahun ini sebanyak 668 orang. Jumlah tersebut meningkat bila dibanding tahun lalu yang hanya sebanyak 615 orang.
Humas Kantor Kementerian Agama Bantul Ponijo Ibnu Harto mengatakan, peningkatan jumlah jamaah calon haji karena adanya peningkatan jumah pendaftar dan yang siap berangkat tahun ini. “Kuota Bantul [yang berangkat haji] sesuai jumlah pendaftar,” terang Ponijo Ibnu Harto, Kamis (14/7/2016).
Sebanyak 668 jamaah calon haji yang berangkat tahun ini terbagi dalam dua kelompok terbang (kloter). Yaitu kloter 24 SOC dan kloter 26 SOC. Kloter 24 SOC terdiri dari 318 jamaah calon haji.
Para jamaah calon haji kloter 24 SOC akan diberangkatkan pada 17 Agustus mendatang dan dijadwalkan pulang ke Tanahair pada 27 September bulan berikutnya.
Sedangkan kloter 26 SOC terdiri dari 350 jamaah. Para jamaah akan bertolak dari Bantul ke tanah suci pada 18 Agustus 2016 atau sehari setelah pemberangkatan kloter pertama. Mereka dijadwalkan kembali ke Tanahair pada 28 September 2016.
Saat ini, sebanyak 668 jamaah calon haji telah dipersiapkan sebelum menunaikan ibadah yang menjadi salah satu rukun Islam bagi yang mampu tersebut.
Pada Kamis (14/7/2016), para jamaah mengikuti manasik haji massal di Masjid Agung Manunggal Bantul yang diselenggarakan Kantor Kementerian Agama setempat.
“Jamaah haji akan mendapatkan bimbingan manasik secara massal di kabupaten sebanyak dua kali,” terang Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umroh Kantor Kementerian Agama Bantul Bambang Inanta, Kamis.
Selain itu, Kantor Urusan Agama (KUA) di tiap kecamatan juga menyelenggarakan manasik haji selama delapan kali. Khusus ketua regu dan ketua rombongan lanjutnya akan diadakan koordinasi khusus.
“Selain itu ada agenda lain yang harus diikuti jamaah calon haji yaitu pemantapan kloter yang akan dilaksanakan 26-27 Juli 2016 di Asrama Haji Jogja,” papar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Korban penembakan di bengkel Boyolali menjalani operasi untuk mengangkat peluru yang bersarang di pipi kiri. Polisi memburu terduga pelaku.
TNI menyebut Puspom mengawal penyidik KPK saat OTT di BNPB. KPK mengamankan 14 orang, termasuk Sestama BNPB Rustian, serta uang Rp1,4 miliar dan emas.
Trump dan Netanyahu dilaporkan membahas kemungkinan serangan baru ke Iran. Gedung Putih membantah keduanya membicarakan dimulainya kembali perang.
Pemda DIY menganggarkan Rp373 juta untuk perbaikan pagar Mandala Krida pada 2026. DPRD DIY sempat mengusulkan anggaran ditunda.
IMF memperingatkan tekanan utang negara berkembang akibat konflik AS-Iran, sementara perlambatan investasi AI berisiko menekan ekonomi global.
Rupiah melemah 18 poin ke Rp17.918 per dolar AS pada Rabu (14/10/2026), tertekan kenaikan harga minyak dunia dan menanti data inflasi AS.