Erupsi Anak Krakatau, Bandara Soekarno-Hatta Masih Ditutup hingga 08.59 WIB Hari Ini
Bandara Soekarno-Hatta ditutup hingga 08.59 WIB, Senin 7 September 2026, imbas erupsi Gunung Anak Krakatau dan sebaran abu vulkanik.
Ilustrasi bayi (JIBI/Harian Jogja/Reuters)
Penemuan bayi kali ini dilakukan di dalam taksi.
Harianjogja.com, SLEMAN - Seorang perempuan diduga kuat secara sengaja meninggalkan bayi di dalam sebuah taksi di depan salahsatu super market di Caturtunggal, Depok, Sleman, Kamis (28/7/2016) petang. Perempuan tersebut sebelumnya menumpang taksi dan kemudian berpamitan untuk membeli pampers tetapi tidak kembali ke taksi.
Sopir taksi, Daud Dwi Handoko menceritakan peristiwa itu berawal saat ia dihentikan seorang wanita berumur sekitar 20 tahun untuk menumpang taksi. Wanita berambut panjang tersebut dengan mengendong bayi dan meminta diantarkan ke sebuah panti asuhan anak untuk mengantarkan bayi tersebut. Meski demikian, ia belum menjelaskan detail lokasi panti tersebut.
"Wanita itu mengaku kalau bayi tersebut anak dari temannya yang meninggal dan meminta agar menitipkan bayi ke panti asuhan," ungkapnya, Jumat (29/7/2016) di Mapolsek Depok Barat.
Dalam perjalanan tersebut, lanjutnya, wanita itu meminta berhenti di depan supermarket kawasan Depok dengan alasan akan membeli susu dan pampers untuk bayi tersebut. Ia langsung berhenti, tetapi wanita itu menitipkan bayi tersebut kepada sopir sekitar pukul 17.30 WIB. Daud mengaku ia pun menunggu bayi tersebut di dalam mobil namun hingga berjam-jam wanita itu tak kunjung datang.
"Karena sudah hampir larut malam, bayi itu terus menangis lalu saya bawa pulang ke rumah. Saya kasihan lalu saya gendong. Kebetulan di rumah istri asa bayi juga jadi bisa memberikan ASI," ungkap dia.
Keesokan harinya pada Jumat (29/7) ia pun membawa bayi tersebut ke Mapolsek Depok Barat. Menurutnya, dari informasi wanita yang membawa bayi tersebut baru berumur sekitar tiga hari. Selain itu masih ada tali pusarnya.
Kapolsek Depok Barat Kompol Sodikin Fahrojin Nur menyatakan, sesuai tempat kejadian perkara (TKP) awal, kasus itu berada di wilayah Bulaksumur. Pihaknya telah melimpahkan kasus tersebut ke Mapolsek Bulaksumur.
"Ada banyak kemungkinan [sengaja dibuang atau tidak], saat ini masih dalam penyelidikan kepolisian," tegas dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bandara Soekarno-Hatta ditutup hingga 08.59 WIB, Senin 7 September 2026, imbas erupsi Gunung Anak Krakatau dan sebaran abu vulkanik.
Wisata edukasi Madukismo mengajak pengunjung naik kereta lawas menyusuri pabrik dan melihat proses tebu hingga menjadi kristal gula.
Sebanyak 17.800 personel gabungan Polda Metro Jaya, Kodam Jaya dan Pemprov DKI mengamankan laga Persija vs Persib di GBK.
Abujapi DIY menyiapkan 21 asesor untuk menguji kompetensi sekitar 14.000 Satpam demi memperkuat keamanan pariwisata dan investasi.
Pemerintah Kabupaten Klaten mengalokasikan anggaran melalui APBD Perubahan 2026 untuk sejumlah program prioritas. Salah satunya penanganan sampah di TPA
Sebanyak 35 provinsi diberi ruang untuk membawa dan menawarkan produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) masing-masing dalam pameran