PERNIKAHAN DINI : Dispensasi Kawin Jangan Hanya Untuk Menutup Aib

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Senin, 15 Agustus 2016 21:55 WIB
PERNIKAHAN DINI : Dispensasi Kawin Jangan Hanya Untuk Menutup Aib

Sejumlah pelajar Kota Kediri, Minggu (6/12/2015), menggelar kampanye pencegahan pernikahan dini, Mereka melakukan pawai di jalur-jalur jalan protokol Kota Kediri, Jawa Timur. Berdasarkan data Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak sebanyak 11,3% remaja perempuan telah menikah pada usia 10 tahun-15 tahun, dan 32% menikah pada usia 16 tahun-18 tahun. (JIBI/Solopos/Antara/Prasetia Fauzani)

Pernikahan dini jumlahnya diharapkan dapat berkurang.

Harianjogja.com, SLEMAN- Permohonan dispensasi kawin (DK) atau pernikahan di bawah umur kepada Pengadilan Agama (PA) jangan hanya dimanfaatkan untuk menutup aib. Pemkab diusulkan memiliki gebrakan untuk menekan kasus pengajuan DK salah satunya dengan deklarasi kampung bebas pernikahan di bawah umur.

Menurut Hakim PA Sleman Marwoto, jika pasangan di bawah umur tidak siap membangun rumah tangga yang sakinah, mawaddah wa rahmah, hal itu dapat berakibat buruk bagi kedua pasangan.

"Jika tidak siap dan hanya untuk menutupi aib saja, maka sakralitas pernikahan atau rumah tangga akan merosot. Akan semakin banyak rumah tangga yang hancur karena suami isteri memilih bercerai," kata Marwoto, Senin (15/8/2016).

Menurut Marwoto, agar sakralitas rumah tangga (RT) tidak pudar maka peran aktif orang tua, pendidik dan masyarakat mutlak dilakukan. Salah satunya dengan meneguhkan pendidikan karakter. Kontrol sosial juga perlu ditingkatkan untuk mencegah kasus kehamilan di luar nikah.

"Banyak kasus pengajuan dispensasi nikah akibat hamil sebelum nikah. Ini akibat perubahan gaya hidup dan pengaruh media, film dan sebagainya," ujarnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online