193 Karya Seniman Difabel Dipamerkan, Ada Prangko Khusus
Sebanyak 193 karya dari 131 seniman difabel dipamerkan dalam Suluh Sumurup Art Festival 2026 di Galeri Taman Budaya Yogyakarta (TBY).
Misteri kematian wartawan Udin diperingati oleh AJI Jogja dan jejaring masyarakat
Harianjogja.com, JOGJA--Aliansi Jurnalis Indonesia (AJI) Jogja dan jejaring masyarakat sipil menggelar pentas budaya untuk memperingati 20 tahun kematian wartawan Fuad Muhammad Syafrudin di Tugu Jogja, Selasa (16/8/2016) malam.
Sejumlah seniman dan warga pun menjadi bagian dalam acara tersebut karena merasa kasus Udin juga menjadi bagian dari isu bersama atas ancaman kebebasan mengkritik dan kebebsan berekpresi. "Kasus Udin menjadi sejarah kelam yang tidak boleh kembali terjadi," kata Ketua AJI Jogja, Anang Zakaria.
Dua puluh tahun lalu, Udin dianiaya hingga meninggal dunia karena beritanya yang mengkritisi pemerintah, namun hingga kini pembunuhnya tidak pernah diproses hukum. Para jurnalis dan warga tidak akan melupakan kasus Udin, dan akan terus menuntut keadilan.
Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Imam Aziz yang hadir menyampaikan pidatonya dalam acara tersebut juga mengatakan untuk menemukan pembunuh Udin sebenarnya mudah dilacak, namun hal itu tidak pernah dilakukan aparat. "Aparat memang tidak ada niat menemukan pembunuh Udin," katanya.
Imam Aziz juga mengingatkan kepada negara untuk menyelesaikan kasus-kasus pelanggaran Hak Asasi Manusia termasuk pembunuhan Udin, karena itu bagian dari kewajiban konstitusional. Selain Imam Aziz, sastrawan Joko Pinurbo juga membacakan puisi khusus untuk Udin.
Sore harinya rangkaian Peringatan 20 Tahun Kematian Udin diawali dengan aksi diam selama satu jam, dilanjutkan dengan prosesi tabur bunga di sekitar Tugu Pal Putih. Acara tersebut juga sekaligus mengecam kekerasan terhadap jurnalis di Medan yang dilakukan oleh Oknum TNI Angkatan Udara.
Dua jurnalis yakni Array Argus dari Tribun Medan dan Andri Syafrin Purba dari MNCTV menjadi korban penganiayaan anggota TNI AU saat meliput aksi warga Sarirejo, Medan soal sengketa tanah yang akan dijadikan rumah susun pada Senin lalu.
Anang Zakaria mengatakan kasus kekerasa terhadap jurnalis masih terus terjadi. Sebagian besar pelakunya adalah aparat yang seharusnya menjadi pelindung bagi rakyat. Ia mengatakan upaya minta maaf saja tidak cukup bagi pelaku kekerasan terhadap jurnalis. "Ini pelanggaran hukum, pelakunya harus diproses hukum, Panglima TNI dan Kepala Staf TNI AU harus mengusut tuntas," tegas Anang.?
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 193 karya dari 131 seniman difabel dipamerkan dalam Suluh Sumurup Art Festival 2026 di Galeri Taman Budaya Yogyakarta (TBY).
Kemenko Pangan meninjau kesiapan tujuh KDKMP di Magelang. Pasokan bahan pokok tersedia, sementara BNI Agen46 menghadirkan layanan mini bank untuk memudahkan tra
RSUD Dr Soetomo Surabaya menangani dua korban kebakaran Bromo yang mengalami luka bakar serius. Empat orang dilaporkan meninggal dunia.
Bank Jateng meraih penghargaan Kinerja Pembayaran Pensiun Terbaik Kategori Dapem Menengah dari PT TASPEN (Persero) atas kontribusinya dalam meningkatkan kualita
KPK menyita uang tunai Rp1,9 miliar dan tong biru yang diduga digunakan Bupati Klaten Hamenang untuk menyimpan uang.
Gunungkidul mendapat tambahan bantuan benih jagung seluas 1.000 hektare untuk mendukung program ketahanan energi dan pengembangan bioetanol.