Jembatan Kretek Dua Bakal Diimbangi Pengembangan Wisata
Belasan warga terdampak pembangunan bandara New Yogyakarta International Airport (NYIA) mengikuti pelatihan office tool di Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Sosial, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kabupaten Kulonprogo, Jumat (4/3/2016). (Rima Sekarani I.N/JIBI/Harian Jogja)
Perusahaan di Kulonprogo masih lalai terkait WLP
Harianjogja.com, KULONPROGO-Penyampaian Wajib Lapor Perusahaan (WLP) masih menjadi masalah utama dalam pengembangan ketenagakerjaan di Kulonprogo. Pasalnya, sejumlah perusahaan yang ada di Kulonprogo masih lalai untuk menyampaikan WLP secara rutin.
Totok Pribadi, Kepala Seksi Pengawasan Ketenagakerjaan Dinas Sosial Tenaga Kerja Transmigrasi Kulonprogo mengatakan bahwa seringkali perusahaan tersebut harus dikejar-kejar untuk menyampaikan laporan tahunan tersebut.
“Kita harus ngoyak langsung ke perusahaan,” ujarnya, Selasa (6/9/2016).
Padahal, laporan tersebut akan menjadi catatan perkembangan perusahaan tersebut selama satu tahun terakhir. Secara komulatif, laporan tersebut juga akan menjadi dasar bagi Pemkab Kulonprogo untuk menetapkan dan mempertimbangkan kebijakan terkait industri dan tenaga kerja.
Karena itu, Totok mengatakan bahwa pihaknya selalu berupaya mengingatkan akan kewajiban perusahaan tersebut di setiap kesempatan. Hal tersebut dilakukan agar setiap perusahaan melakukan pelaporan sesuai dengan tenggat waktu tanpa harus ditagih.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Empat WNA China jadi tersangka PETI di hutan Nabire setelah operasi Satgas PKH Halilintar temukan tambang emas ilegal.
DPP Gunungkidul memastikan temuan cacing hati pada hewan kurban Iduladha 2026 sangat minim dan daging memenuhi standar ASUH.
Donald Trump mengancam Oman terkait Selat Hormuz. CNN menyebut 15 negara pernah jadi target ancaman atau serangan AS.
Kerbau kurban di Kudus mengamuk hingga melukai warga. Polisi terpaksa melumpuhkan dua ekor demi keselamatan masyarakat.
MGPA dan Bea Cukai Soekarno-Hatta perkuat koordinasi logistik MotoGP Mandalika untuk dukung kelancaran event internasional di NTB.