Ditlantas Polda DIY: Pengemudi Taksi Jangan Main Hakim Sendiri
Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta meminta tidak ada aksi main hakim sendiri antara pengemudi taksi konvensional dan taksi berbasis aplikasi
HarianJogja/Gigih M. Hanafi Perajin menyelesaikan wuwungan (penutup genteng paling atas) di Sentra Pembuatan Gerabah Kasongan, Bantul, Kamis (7/2). Cuaca yang masih didominasi mendung dan hujan membuat proses penjemuran wuwungan terkendala dalam pengeringan, biasanya dalam sehari wuwungan akan kering tetapi karena tidak ada matahari maka pengeringan memakan waktu sampai 3 hari.
Bantul ingin merealisasikan kampung UKM digital
Harianjogja.com, BANTUL- Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta mengembangkan Kampung Usaha Kecil Menengah Digital di tiga sentra kerajinan guna memberdayakan perajin daerah setempat.
"Kampung UKM Digital merupakan program pemberdayaan masyarakat Usaha mikro kecil menengah [UMKM] melalui upaya pemanfaatan tekonologi informasi," kata Kabid Perdagangan Disperindagkop Bantul, Sahadi Suparjo di Bantul, Minggu (10/9/2016).
Menurut dia, tiga sentra kerajinan atau UMKM yang akan dijadikan proyek program Kampung UKM Digital itu adalah Sentra batik kayu di Krebet Pajangan, sentra kipas di Jipangan Kasihan dan sentra pembuatan wayang di Wukirsari Imogiri.
Ia mengatakan, untuk merealisasikan Kampung UKM Digital itu, pihaknya sudah mengajukan permohonan kerja sama dengan PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom) beberapa waktu lalu dan sudah mendapat tanggapan positif.
"Sudah ada penawaran dan kelihatannya sudah mendapat respon, sehingga program Kampung UKM Digital ini akan masuk tahap pembahasan. Kemungkinan pada 2017 realisasinya," katanya.
Sahadi mengatakan, pengembangan Kampung UKM Digital ini sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah untuk membantu memfasilitasi pelaku UKM dalam mempromosikan produk unggulan mereka agar makin dikenal masyarakat luas.
"Dengan Kampung UKM Digital ini berarti ada efisiensi anggaran, karena kalau biasanya selalu menggelar pameran dengan biaya yang tidak sedikit. Nanti kalau ini sudah jalan (UMKM) tinggal mengunggah produk masing-masing," katanya.
Ia mengatakan, program Kampung UKM Digital di Bantul untuk sementara baru menyasar di tiga sentra kerajinan itu, karena memang sudah menjadi khas Bantul, sehingga perlu mendapat dukungan dan fasilitasi agar inovasi mereka cepat tersiar.
"Untuk sementara baru tiga sentra UMKM, tetapi kalau nanti sudah berjalan efektif tidak hanya tiga tempat, melainkan sentra yang lain. Ini nanti juga ada alamat website sendiri, tidak masuk ke website bantulkab," katanya, seperti dikuti dari Antara.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta meminta tidak ada aksi main hakim sendiri antara pengemudi taksi konvensional dan taksi berbasis aplikasi
Ojol demo serentak di Jogja dan 16 kota, tuntut kenaikan tarif hingga UU transportasi online. DPRD DIY siap bahas regulasi.
Perimenopause tingkatkan risiko penyakit jantung pada perempuan. Simak hasil studi terbaru dan cara menjaga kesehatan jantung.
Pisang bertandan ganda di Gunungkidul menarik perhatian. Pemkab siap kembangkan jadi varietas unggulan.
Penyelenggaraan 35th International Cycling History Conference (ICHC) menghasilkan Piagam Klaten.
Eks staf RS di Boyolali gelapkan Rp628 juta, dipakai judol dan pinjol. Polisi ungkap modus manipulasi laporan keuangan.