UMKM Perempuan Solo Dapat Bantuan Alat Jahit dari BI, Ini Harapan Wawali Astrid
Astrid dan BI Solo menyerahkan sarana produksi kepada Kelompok Wanita Kreatif Surakarta untuk mengembangkan kain perca menjadi produk fashion bernilai ekonomi.
Aktivitas penambangan pasir illegal menggunakan alat berat di perbatasan antara Desa Umbulharjo dan Kepuharjo, Cangkringan, Selasa (11/10/2016). (Abdul Hamid Razak/JIBI/Harian Jogja)
Tambang pasir ilegal akhirnya mulai dapat diatasi.
Harianjogja.com, SLEMAN -- Setidaknya tujuh alat berat yang digunakan untuk penambangan liar golongan C di Cangkringan ditarik. Penarikan alat-alat berat seperti backhoe tersebut dilakukan setelah area penambangan itu didatangi petugas.
(Baca Juga : http://TAMBANG PASIR ILEGAL : Pemda DIY Diminta Tegas Tindak Pelaku">TAMBANG PASIR ILEGAL : Pemda DIY Diminta Tegas Tindak Pelaku)
http://www.harianjogja.com/baca/2016/10/13/tambang-pasir-ilegal-pemda-diy-diminta-tegas-tindak-pelaku-760276
Kepala Desa Kepuharjo Heri Suprapto membenarkan penarikan alat berat dari wilayah penambangan di Dusun Petung, Kepuharjo. Dia berharap, para penambang memikirkan dampak negatif dari penggunaan alat berat untuk menambang pasir di wilayah Kepuharjo.
"Kalau masalah izin, jelas mereka tidak memiliki izin. Tidak mungkin pemerintah memberikan izin untuk penggunaan alat berat. Kami berharap agar para penambang memikirkan dampak negatif kalau menggunakan backhoe," ujar Heri, Jumat (14/10/2016)
Ke depan, dia berharap tidak ada lagi aktivitas penambangan pasir menggunakan backhoe. Pasalnya, lokasi penambangan ilegal tersebut termasuk daerah resapan air dan rawan longsor.
"Kalau memang mau menambang sebaiknya sesuai aturan, bisa menggunakan alat manual, jangan alat berat," harap dia.
Sementara itu, Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, Energi dan Sumber Daya Mineral (PUP-ESDM) DIY mengatakan, pihaknya tidak akan mentoleransi penggunaan alat berat untuk menambang pasir di wilayah Lereng Merapi.
"Asal tidak menggunakan alat berat tidak apa-apa menambang di sana. Kami masih memberikan toleransi untuk penambangan rakyat," katanya.
Agar tidak muncul kasus serupa, ke depan pihaknya akan mendirikan balai pengawas untuk mencegah penyalahgunaan peraturan terkait pertambangan. Termasuk, penggunaan alat berat untuk menambang pasir.
"Kalau ada yang menggunakan alat berat akan kami beri surat peringatan langsung. Untuk penindakan, kami berkoordinasi dengan Polda DIY," ujar Edi.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, aktivitas penambangan ilegal menggunakan alat berat di wilayah Umbulharjo dan Kepuharjo, meresahkan warga. Warga berharap agar aktivitas tersebut dihentikan. Pasalnya, selain melanggar aturan penggunaan backhoe dikhawatirkan merusak lingkungan di sekitar tambang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Astrid dan BI Solo menyerahkan sarana produksi kepada Kelompok Wanita Kreatif Surakarta untuk mengembangkan kain perca menjadi produk fashion bernilai ekonomi.
Jadwal KA Bandara YIA Sabtu 12 September 2026, cek keberangkatan Reguler dan Xpress, tarif, serta cara membeli tiket.
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan sebaliknya Minggu 12 September 2026 berdasarkan data resmi KAI Access.
Pertamina menyiapkan SAF berbasis minyak jelantah di Cilacap. Tantangannya kini memastikan pasokan UCO agar produksi berkelanjutan.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo 12 September 2026 dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 12 September 2026 dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.