Student Interfaith Peace Camp Menjaring Mahasiswa Jadi Agen Perdamaian

Nina Atmasari
Nina Atmasari Selasa, 01 November 2016 15:01 WIB
Student Interfaith Peace Camp Menjaring Mahasiswa Jadi Agen Perdamaian

Kunjungan Youth Interfaith Peacemaker Community (YIPC) ke Harian Jogja, Selasa (1/11/2016). (Gilang Jiwana/JIBI/Harian Jogja)

Student Interfaith Peace Camp akan digelar untuk menjaring mahasiswa menjadi agen perdamaian

Harianjogja.com, JOGJA- Munculnya berbagai aksi anarkis bermotif agama memicu semangat sejumlah pemuda untuk menumbuhkan semangat kebersamaan dan menghargai perbedaan terutama perbedaan iman, suku dan bahasa.

Sekelompok pemuda yang tergabung dalam Youth Interfaith Peacemaker Community (YIPC) ini akan mengadakan Student Interfaith Peace Camp.

"Kegiatan ini bertujuan menjaring mahasiswa potensial di masing-masing kampus di tanah air untuk menjadi agen perdamaian," kata Koordinator YIPC Jogja, Ibnu Ghulam, saat berkunjung ke Harian Jogja, Selasa (1/11/2016).

Peserta yang berasal dari berbagai agama akan berkumpul di Kaliurang Sleman selama tiga hari, 11-13 November mendatang. Mereka akan berdiskusi untuk melakukan klarifikasi berdasar ajaran agama masing-masing dan memunculkan semangat menghargai perbedaan.

Pemimpin Redaksi Harian Jogja, Anton Wahyu Prihartono mengungkapkan permasalahan antar agama muncul seringkali karena adanya beda persepsi tentang suatu masalah. "Harian Jogja mendukung adanya kegiatan yang bersifat positif seperti ini," katanya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online