Dua Remaja Tewas di Jurang Plaosan-Poncol Magetan, Ini Kronologinya
Dua remaja tewas di jurang Plaosan-Poncol, Magetan. Polisi menduga kecelakaan tunggal setelah motor menabrak pohon jati.
Ilustrasi Garis Polisi (JIBI/Dok)
Warga Sleman menemukan benda yang diduga merupakan bahan peledak
Harianjogja.com, SLEMAN- Dua buah benda yang diduga bahan peledak zaman Belanda ditemukan oleh warga di Babadan Baru, Depok, Sleman. Adalah Bonimin, 50, yang pertama kali menemukan dua benda kuno yang terbungkus besi berkarat tersebut.
Bonimin menemukan dua benda yang diduga bahan peledak tersebut saat dirinya sedang membuat pondasi cakar ayam rumahnya. "Bentuknya memang aneh, seperti hiasan lampu gantung tetapi sudah berkarat," katanya, Minggu (6/11/2016).
Awal penemuan benda asing itu berawal ketika Bonimin menggali sudut pondasi rumah pada hari Jumat (4/11/2016) sore. Saat menggali sampai kedalaman satu meter ia menemukan benda mencurigakan yang sudah berkarat. Besar benda tersebut sekepalan tangan orang dewasa dengan kondisi sudah berkarat.
Karena merasa curiga, Bonimin lalu membersihkan benda tersebut dengan menggunakan sabun cuci piring. "Setelah saya cuci, saya jemur. Saya mulai curiga, kalau itu hiasan lampu kok tidak ada motifnya hanya halus," kata dia.
Para tetangga yang mengetahui penemuan Bonimin awalnya sudah curiga kalau benda tersebut adalah bahan peledak. Namun Bonimin masih belum mempercayai sepenuhnya, iapun kemudia lantas melanjutkan penggalian di lokasi yang sama. Setelah menggali 40 centimeter dari penemuan awal, Bonimin kembali menemukan benda serupa.
"Menemukan dua benda itu, lalu saya taruh saja," ujarnya.
Kejadian penemuan dua benda yang diduga peledak tersebut lantas dilaporkan kepada pihak kepolisian. Saat dimintai keterangan Kapolsek Depok Timur AKP Andrey Valentino mengatakan pihaknya sudah menerima laporan dan mengamankan dua benda tersebut. Kemudian pihaknya dengan Tim Jihandak Polda DIY sudah melakukan olah TKP dan melakukan penyisiran guna menelusuri adanya benda lain ditempat tersebut.
"Diduga memang bahan peledak, tapi belum bisa dipastikan itu bahan peledak atau bukan. Masih menunggu dari hasil uji Jihandak," pungkasnya.
Saat ini kedua benda asing yang diduga bahan peledak tersebut sudah diamankan oleh tim Jihandak Polda DIY.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dua remaja tewas di jurang Plaosan-Poncol, Magetan. Polisi menduga kecelakaan tunggal setelah motor menabrak pohon jati.
KPK menyita Rp250 juta dari PCNU Nias yang diduga berkaitan dengan politik uang Muktamar ke-35 NU dan penyidikan kasus ATR/BPN.
Cek jadwal perpanjangan SIM Kulonprogo 21 Oktober 2026 di MPP, lengkap dengan jadwal Satpas 1450, SIMENOR, SIM Keliling, dan syaratnya.
DPRD Kulonprogo mengawal perkembangan investasi di kawasan industri Sentolo sekaligus mendorong kelompok wanita tani memperkuat ekonomi lokal.
Bahlil Lahadalia menilai ketua umum parpol perlu melakukan tindakan nyata agar dilihat Generasi Z. Ia juga meminta kader Golkar mendengar aspirasi rakyat.
HIPMI Kulonprogo mengapresiasi program prioritas pemerintah pusat, sekaligus mendorong perluasan program untuk meningkatkan daya beli dan memperkuat UMKM daerah