Kerusuhan di Prancis, 1.200 Orang Ditangkap dalam Aksi Protes
Protes biaya hidup di Prancis pada 17 Oktober 2026 dilaporkan berujung kerusuhan. Sekitar 1.200 orang ditangkap menurut naskah sumber.
Harga tanah di Jogja diangap mahal
Harianjogja.com, JOGJA - Peminat program transmigrasi di DIY cukup tinggi. Lahan kian menyempit disertai harga tanah yang mahal menjadi salahsatu faktor pemicu membludaknya warga DIY mencari peruntungan melalui program transmigrasi.
Sekretaris Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) DIY Sriyati mengakui tinggi animo warga DIY untuk mengikuti program transmigrasi di luar Jawa. Sebagian besar warga yang berniat menjadi transmigran, faktor pemicunya adalah makin sempitnya lahan di DIY. Bahkan harganya terus meningkat membuat beberapa warga memutuskan untuk hijrah melalui program transmigrasi.
"Minat warga ikut transmigrasi makin tinggi. Mereka [ikut] karena di sini [DIY] lahan mereka anggap mahal, sulit, alihfungsi cepat. Sehingga menganggap di sana [lokasi transmigrasi] cukup menjanjikan dapat lahan, di sini mau beli 100 meter saja susah, mahal," ungkap Sriyati, Sabtu (5/11/2016).
Pada 2015 silam, DIY memberangkat sebanyak 116 kepala keluarga (KK) untuk berangkat transmigrasi di berbagai wilayah di luar Jawa. Terdiri dari, 25 KK di Simpang Tiga, Kabupaten OKI, Sumatera Selatan, 50 KK di Tanjung Buka, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara.
Kemudian di Sulawesi Tenggara ada 16 KK terdiri atas, 10 KK di Laeya, Kabupaten Buton Utara dan 6 KK di Anauwa, Kabupaten Kolaka. Selain itu di tahun yang sama, sebanyak 25 KK juga diberangkat ke Sulawesi Selatan, meliputi 17 KK di Mahalona, Kabupaten Luwu Utara dan 8 KK di Watu, Kabupaten Sopeng.
Sriyati menambahkan, di 2016 ini sebanyak 50 KK transmigran asal DIY diberangkatkan ke Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara pada pertengahan Oktober lalu.
Jumlah itu merupakan seleksi dari sekitar 800 KK yang mengajukan permohonan transmigrasi pada 2016. Sebelum tahun anggaran 2016 berakhir, DIY masih akan mengirimkan transmigran lagi.
Tetapi jumlahnya belum ditentukan, karena masih dalam tahap seleksi dan menunggu surat pemberitahuan penempatan (SPP) dari Kementrian Tenaga Kerja dan Transmigrasi. "Animo tinggi, pendaftar antara 800 sampai 900-an KK. Kebetulan 50 KK [tahun 2016] SPP yang keluar di satu lokasi [Bulungan]," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Protes biaya hidup di Prancis pada 17 Oktober 2026 dilaporkan berujung kerusuhan. Sekitar 1.200 orang ditangkap menurut naskah sumber.
KPK menyita Rp250 juta dari PCNU Nias yang diduga berkaitan dengan politik uang Muktamar ke-35 NU dan penyidikan kasus ATR/BPN.
Cek jadwal perpanjangan SIM Kulonprogo 21 Oktober 2026 di MPP, lengkap dengan jadwal Satpas 1450, SIMENOR, SIM Keliling, dan syaratnya.
DPRD Kulonprogo mengawal perkembangan investasi di kawasan industri Sentolo sekaligus mendorong kelompok wanita tani memperkuat ekonomi lokal.
Bahlil Lahadalia menilai ketua umum parpol perlu melakukan tindakan nyata agar dilihat Generasi Z. Ia juga meminta kader Golkar mendengar aspirasi rakyat.
HIPMI Kulonprogo mengapresiasi program prioritas pemerintah pusat, sekaligus mendorong perluasan program untuk meningkatkan daya beli dan memperkuat UMKM daerah