Wayang Kulit Semalam Suntuk, Ada Pesan Damai dan Kepedulian untuk NTT
InJourney Destination Management menggelar wayang kulit semalam suntuk di Sleman dengan lakon Wahyu Katentreman. Pagelaran gratis dan libatkan UMKM lokal.
Salah satu pedagang di Pasar Stan Maguwo, Jumat (4/11/2016). Menjelang akhir tahun sejumlah kebutuhan pokok sudah mulai merangkak naik, terutama cabai kenaikan harga cabai sudah mencapai 50-100 persen. (Tim Redaksi/JIBI/Harian Jogja)
Harga kebutuhan pokok cabai masih tetap tinggi.
Harianjogja.com, SLEMAN- Tingginya harga komoditas cabai saat ini dikhawatirkan menjadi sasaran aksi pencurian. Kasus pencurian cabai sudah dialami petani di wilayah Kalasan.
(Baca Juga : http://www.solopos.com/2016/11/08/harga-kebutuhan-pokok-duh-harga-tinggi-cabai-rawan-dicuri-767350">HARGA KEBUTUHAN POKOK : Harga Tinggi, Komoditas Cabai Rawan Dicuri)
Kepala Seksi (Kasi) Bina Produksi Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Dinas Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (DP2K) Sleman, Immawan Nur Saefudin Ahmad mengatakan, DP2K akan memberikan bantuan kepada petani cabai di Dusun Sambiroto karena lokasi tersebut menjadi salah satu sentra produksi cabai di Sleman. Bantuan tersebut akan diberikan pada musim tanam cabai berikutnya.
"Kami berikan bantuan benih cabai untuk musim tanam berikutnya," tambah dia, Selasa (8/11/2016).
Di wilayah Sleman, sejumlah wilayah menjadi sentra tanaman cabai. Mulai Kecamatan Mlati, Ngaglik, Pakem, Ngemplak dan sebagian Kalasan. Total luas lahan tanaman cabai ini mencapai 400 hektare untuk cabai rawit dan 550 hektare cabai keriting. Hampir semua lahan sudah mendekati masa akhir panen. "Masa tanam sekitar Juni kemarin dan mulai dipanen bulan kemarin dan bulan ini," katanya.
Menurutnya, kualitas cabai asal Sleman diklaim lebih unggul di banding kabupaten lain di DIY. Seperti Bantul, Kulonprogo dan Gunungkidul. Pasalnya saat dibawa ke Jakarta, kondisi cabai asal Sleman lebih awet.
"Mungkin ini yang membuat cabai Sleman itu diincar banyak orang. Termasuk incaran para pencuri," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
InJourney Destination Management menggelar wayang kulit semalam suntuk di Sleman dengan lakon Wahyu Katentreman. Pagelaran gratis dan libatkan UMKM lokal.
Polda Jateng melacak 88 anak dengan kelainan kaki bawaan CTEV untuk memastikan mendapat penanganan medis sesuai kebutuhannya.
Mengenal PM10 dan PM2.5 dalam abu vulkanik serta dampaknya bagi kesehatan pernapasan dan cara mengurangi risiko paparannya.
New York melarang AI generatif bagi siswa kelas 2-K hingga kelas 8. Ini dampak penggunaan AI terhadap kognitif dan sosial anak.
Pertamina Patra Niaga meminta masyarakat mengawasi penyaluran Pertalite dan biosolar di tengah gangguan distribusi BBM akibat sungai surut.
Arya Saloka mengungkap pengalaman menjadi cowboy dan belajar berkuda di film Empat Musim Pertiwi yang tayang 8 Oktober 2026.