Karhutla Landa Lima Kawasan Gunung di Jawa Timur, Api Belum Padam
Karhutla melanda lima kawasan gunung di Jawa Timur sejak 16 Oktober 2026. Tim gabungan melakukan pemadaman manual dan pemantauan titik api.
Korban Jonathan Miracle bersama kerabatnya saat berada di Mapolda DIY, Selasa (15/11/2016). (Yudho Priambodo/JIBI/Harian Jogja)
Kriminal Bantul terjadi berupa penganiayaan terhadap pembantu rumah tangga
Harianjogja.com, SLEMAN- Kapolda DIY Brigjen Pol Prasta Wahyu Hidayat mengutarakan akan siap mengerahkan jajarannya dalam hal ini Ditreskrimum Polda DIY untuk serius menangani laporan kasus penganiayaan dan penyekapan yang dilakukan oleh seorang majikan di sebuah rumah di wilayah Bantul.
Baca juga : http://harianjogja.com/?p=769181" target="_blank">KRIMINAL BANTUL : Tragis! Jadi Pembantu Malah Disekap 9 Bulan dan Anak Balitanya Disiksa
"Akan kami proses terus, saya sudah perintahkan jajaran reskrim untuk mencari pelaku. Kami akan lakukan proses secara profesional atas laporan yang masuk kemarin malam itu," kata Kapolda, Rabu (16/11/2016).
Dikatakannya untuk saat ini proses yang akan dilakukan oleh pihaknya yakni dengan memanggil saksi-saksi termasuk terlapor untuk dimintai keterangan. Selain itu juga jajarannya akan terus mengumpulkan bukti-bukti penganiayaan yang diterima oleh kedua korban yakni Sartini, 31 dan anak balitanya Jonathan Miracle, 1,5.
Sementara itu Direktur Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda DIY Kombes Pol Frans Tjahyono mengatakan saat ini pihaknya masih menunggu hasil visum yang sudah dilakukan korban setelah melapor di Polda DIY pada Selasa (15/11/2016) semalam. Dengan hasil visum yang menjadi barang bukti kuat itulah nantinya proses penyidikan akan berlanjut.
"Masih menunggu hasil visum dan barang bukti kuat lainnya. Laporan baru semalam, nanti akan kami panggil saksi-saksi untuk meminta keterangan. Sementara untuk pemanggilan terlapor nanti akan dilakukan jika sudah saatnya proses itu pada tahap pemanggilan terlapor," ujar Frans.
Saat ini pihak kepolisian mengaku sudah mengantongi identitas terduga pelaku, namun demikian pihaknya mengaku harus bekerja secara profesional dengan menjunjung asa praduga tak bersalah.
"Identitas sudah ada, tapi kita harus junjung asa praduga tak bersalah terhadap pelaku," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Karhutla melanda lima kawasan gunung di Jawa Timur sejak 16 Oktober 2026. Tim gabungan melakukan pemadaman manual dan pemantauan titik api.
Prabowo menyinggung pembagian peran menteri dan evaluasi kabinet. Namun, Presiden belum mengumumkan rencana reshuffle Kabinet Merah Putih.
Stunting Sleman turun menjadi 4,04% pada 2026. Pemkab meluncurkan Satu Data Stunting dan Mata Hati untuk memperkuat penanganan.
Prabowo menyebut Indonesia berada dalam kondisi survival dan menegaskan kepentingan nasional serta rakyat menjadi prioritas pemerintah.
Peta NASA menunjukkan sebaran karbon monoksida di Indonesia pada 13–15 Oktober 2026. BMKG mengingatkan data satelit tidak langsung menggambarkan kualitas udara
Bupati Sleman Harda Kiswaya melantik 63 pejabat pimpinan tinggi pratama dan administrator. Pejabat diminta memegang falsafah Golong Gilig dan mengutamakan pelay