Dewas KPK Kaji Dugaan Pelanggaran Etik Staf KPK di Kasus Pemalang
Dewas KPK mengkaji dugaan pelanggaran etik Staf Administrasi KPK Setya Budi Dias dalam kasus dugaan pemerasan terhadap Bupati Pemalang.
Tim Jibom Gegana Polda DIY saat melakukan penanganan di lokasi penemuan benda mencurigakan. (Yudho Priambodo/JIBI/Harian Jogja)
Teror Sleman dialami warga sekitar Kecamatan Depok.
Harianjogja.com, SLEMAN — Penemuan benda mencurigakan ditemukan di tepian jalan Ringroad Utara, di depan kantor Kecamatan Depok Sleman, Kamis (24/11/2016) pagi masih dalam proses penyelidikan. Namun diduga aksi ini memiliki unsur kesengajaan.
(Baca Juga : http://www.solopos.com/2016/11/24/teror-sleman-benda-mencurigakan-diperiksa-ringroad-utara-macet-771394">TEROR SLEMAN : Benda Mencurigakan Diperiksa, Ringroad Utara Macet)
Dari pemeriksaan yang dilakukan petugas Jibom Gegana Polda DIY, diketahui kotak berwarna coklat berukuran kurang lebih 30cm itu berisi rangkaian seperti peledak yang terdiri dari PCB kabel. Hanya saja, di dalam kotak tersebut tidak ada bahan peledak. Namun untuk keamanan, benda mencurigakan diledakkan.
Kapolres Sleman AKBP Burkan Rudy Satria menyampaikan proses peledakan untuk mengurai rangkaian ini disebut disposal. Adapun untuk mengurangkan rangkaian, tim Jibom Gegana menggunakan alat yang bernama Pan Discrupter.
"Ada unsur kesengajaan tetapi masih didalami," katanya saat ditanya lebih lanjut mengenai latar belakang aksi ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dewas KPK mengkaji dugaan pelanggaran etik Staf Administrasi KPK Setya Budi Dias dalam kasus dugaan pemerasan terhadap Bupati Pemalang.
Daftar harga Samsung Galaxy Watch terbaru di Indonesia mulai Rp899.000 hingga Rp10,499 juta, lengkap dengan tips memilih smartwatch sesuai kebutuhan.
Sri Sultan HB X melantik sembilan pejabat tinggi Pemda DIY dan menegaskan jabatan harus dibuktikan lewat integritas serta kinerja nyata.
Menko Polkam Djamari Chaniago menyebut sejumlah mal diminta membongkar pagar karena persoalan izin. Pemasangan pagar dipastikan bukan terkait isu keamanan Agust
Kejagung menggeledah rumah Don Ritto di Bandung dan menyita sejumlah dokumen terkait penyidikan dugaan korupsi serta TPPU Febrie Adriansyah.
Polres Karanganyar belum menemukan korban baru dalam kasus dugaan jual beli kursi pegawai BLUD RSUD Karanganyar. Penyidikan masih berlanjut.