HUT ke-81 RI, Pekerja Seni Budaya Pakem Dapat Perlindungan BPJamsostek
Pekerja seni budaya di Pakem mendapat perlindungan BPJS Ketenagakerjaan dalam peringatan HUT ke-81 RI di Museum Gunung Merapi
Wakil Bupati Sleman Sri Muslimatun dalam acara Peringatan Hari AIDS Sedunia (HAS) 2016 di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman Kamis (1/12/2016). (JIBI/Harian Jogja/IST-Pemkab Kulonprogo)
HIV/ AIDS Jogja, tingkat pemahaman warga diharapkan meningkat.
Harianjogja.com, SLEMAN -- Pasien HIV dan AIDS di Sleman hingga Maret 2016 tercatat 766 kasus dari 3.334 kasus yang terjadi di DIY. Masyarakat diingatkan agar tidak melakukan diskriminasi kepada orang dengan HIV AIDS (Odha).
Wakil Bupati Sleman Sri Muslimatun menjelaskan, ada sejumlah faktor yang memengaruhi orang terjangkit HIV AIDS. Namun dia menggaris bawahi jika faktor resiko tertinggi berasal dari Heteroseksual, disusul dengan Homoseksual dan pengguna narkoba suntik.
"Dari kelompok umur yang paling rentan adalah kelompok umur 20-29 tahun," jelas Muslimatun dalam acara Peringatan Hari AIDS Sedunia (HAS) 2016 di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman Kamis (1/12/2016).
Menurut Muslimatun, berbagai upaya penanggulangan dan pencegahan penyebaran HIV dan AIDS di Sleman telah dilakukan. Tidak hanya oleh pemerintah, tetapi juga oleh berbagai lembaga swasta, LSM, hingga masyarakat dan komunitas. Pencegahan tersebut dilakukan dengan melatih petugas di 25 puskesmas agar bisa melakukan screening HIV. "Ini dilakukan untuk mendorong terselenggaranya layanan HIV – IMS secara komprehensif berkesinambungan (LKB)," katanya.
Selain di Puskesmas, RSUD Sleman juga memberikan layanan Care Support and Treatment bagi pasien HIV. Pemkab juga membentuk komunitas warga peduli AIDS (WPA). Saat ini terdapat WPA di 12 desa. "Kasus HIV dan AIDS merupakan permasalahan global. Tidak hanya dihadapi bangsa Indonesia tetapi juga seluruh dunia," katanya.
Pemilik RSKIA Sakinah Idaman itu memaparkan, Indonesia termasuk salah satu negara di Asia yang dilaporkan mengalami pertumbuhan pesat kasus HIV AIDS. Sejak pertama kali ditemukan pada 1987 tercatat 340 Kabupaten Kota atau sebesar 85% dari total Kabupaten/Kota melaporkan adanya kasus HIV dan AIDS, termasuk diantaranya Kabupaten Sleman. "Saya berharap tidak ada lagi stigma atau pengucilan terhadap penderita HIV dan AIDS beserta keluarganya," harapnya.
Sementara itu, Dandim 0732 Sleman Letkol Arm Djoko Sudjarwo selaku ketua panitia HAS 2016 Sleman menyampaikan, ada beberapa kegiatan yang dilakukan dalam Peringatan Hari AIDS sedunia di wilayah Sleman. Di antaranya, lomba cerdas cermat tentang HIV-AIDS antar SKPD dan TNI-Polri, sosialisasi, VCT, serta donor darah.
“Kami ingin menumbuh kembangkan kesadaran masyarakat terkait pentingnya pemahaman tentang bahaya HIV AIDS yang saat ini telah menyebar diseluruh penjuru dunia,” jelas Djoko.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pekerja seni budaya di Pakem mendapat perlindungan BPJS Ketenagakerjaan dalam peringatan HUT ke-81 RI di Museum Gunung Merapi
Jadwal KA Prameks Jogja–Kutoarjo PP September 2026 lengkap dengan harga tiket Rp8.000, panduan beli tiket di Access by KAI, dan cara tap-in gate.
Jadwal KRL Solo-Jogja September 2026 relasi Palur–Tugu Jogja lengkap di 13 stasiun, mulai pukul 05.00 WIB hingga perjalanan terakhir malam.
Jadwal KRL Jogja–Solo September 2026 relasi Stasiun Tugu ke Palur lengkap di 13 stasiun, mulai pukul 05.05 WIB hingga perjalanan malam.
GPI 2026 menempatkan Islandia sebagai negara paling damai dan Rusia paling tidak damai. Indonesia berada di peringkat ke-69 dunia.
Komisi C DPRD DIY berharap Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat untuk 2027 naik minimal 10%. Tambahan dana tersebut dinilai dibutuhkan untuk menutup k