Olah Sampah Jadi Energi, Pekerja GO-SARI Kini Dilindungi BPJamsostek
Program GO-SARI mengolah sampah menjadi energi sekaligus membuka manfaat ekonomi bagi masyarakat. Kini para pekerjanya mendapat perlindungan BPJS Ketenagakerjaa
Asosiasi Jip Wisata Lereng Merapi menggelar Kenduri di Kali Kuning Pakem sebagai rasa syukur dan persiapan menghadapi liburan akhir tahun ini. (Abdul Hamid Razak/JIBI/Harian Jogja)
Wisata Sleman dipersiapkan untuk hadapi liburan akhir tahun
Harianjogja.com, SLEMAN -- Komunitas jip di lereng Merapi siap melayani wisatawan selama libur akhir tahun ini. Sejumlah paket lavatour Merapi disiapkan bagi wisatawan yang datang ke lokasi tersebut
(Baca Juga : http://www.solopos.com/?p=777178" target="_blank">WISATA SLEMAN : Ungkapan Syukur, Lavatour Merapi Gelar Kenduri )
Ketua I Asosiasi Jip Wisata Lereng Merapi (AJWLM) Daldiri mengatakan, saat ini terdapat 60 komunitas jip yang tergabung dalam asosiasi tersebut. Dari jumlah komunitas tersebut, tercatat sekitar 550 unit jip anggota asosiasi yang tersebar di Kecamatan Pakem dan Cangkringan.
“Pada liburan akhir tahun ini, kami menyediakan tiga paket untuk melayani wisatawan yang berkunjung,” katanya usai kegiatan Kenduri AJWLM di Kali Kuning Pakem, Jumat (16/12/2016).
Ketiga paket tour yang disediakan meliputi, paket short mengunjungi empat titik lokasi seperti bekas padukuhan Petung korban erupsi Gunung Merapi, padukuhan Jambu yang terdapat batu Allien. Paket ini, memiliki jarak tempuh PP sekitar 30 Km dengan waktu tempuh sekitar tiga jam. Untuk paket medium, katanya, jarak tempuh PP sekitar 34 Km dengan waktu sekitar 3,5 jam.
“Paket kedua ini mengunjungi lima titik wisata,” ujarnya.
Adapun untuk paket long obJek yang dikunjungi lebih lengkap. Termasuk makam Mbah Marijan di Glagaharjo Cangkringan dengan jarak tempuh PP sekitar 40 Km selama empat jam. Selama perjalanan, tambah Daldiri, wisatawan akan menikmati indahnya susuran Kali kuning dan bekas erupsi merapi yang tersebar di wilayah Cangkringan.
“Wisatawan juga bisa belanja dan menikmati kuliner khas Pakem dan Cangkringan,” ucapnya.
Salah satu wisatawan, Novarani, warga Jakarta yang kebetulan berada di lokasi Kenduri mengaku sangat menikmati susuran Kali Kuning dan bekas eruspi Merapi di Cangkringan. Menurutnya, secara umum layanan yang diberikan sudah baik.
“Sangat terkesan, wisata ini cukup mendebarkan. Medannya terjal apalagi menggunakan Jip terbuka,” katanya singkat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Program GO-SARI mengolah sampah menjadi energi sekaligus membuka manfaat ekonomi bagi masyarakat. Kini para pekerjanya mendapat perlindungan BPJS Ketenagakerjaa
Kapal induk Giuseppe Garibaldi kini berada di Laut Arab menuju Indonesia dan dijadwalkan tiba 17 September sebelum berganti nama menjadi KRI Gajah Mada.
Astrid dan BI Solo menyerahkan sarana produksi kepada Kelompok Wanita Kreatif Surakarta untuk mengembangkan kain perca menjadi produk fashion bernilai ekonomi.
Pemerintah menyiapkan Rp17 triliun untuk bansos beras bagi 33,2 juta keluarga miskin pada Oktober-Desember 2026.
Sebanyak 27 pendamping PKH diperiksa KPK di Kantor Dinsos Jateng. Kepala Dinsos Jateng menjelaskan pemeriksaan terkait kasus di Kemensos.
Wanita diduga mabuk mengamuk dan merusak gerobak penjual pukis di Babarsari, Sleman. Polisi mengamankan kedua pihak untuk mediasi.