Tabungan Simpeda Capai Rp75 Triliun, BPD Perkuat Layanan Digital
Bank Pembangunan Daerah (BPD) se-Indonesia bertemu di malam puncak Penarikan Undian Nasional Tabungan Simpeda Tahun XXXVII-2026
Perikanan Bantul masih menghadapi masalah kekurangan benih lokal
Harianjogja.com, BANTUL-Masih banyaknya pembudidaya ikan yang mendatangkan benih ikan dari luar daerah menjadi pekerjaan rumah bagi Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan, dan Perikanan (DPKP) Bantul.
Pasca penataan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Bantul, DPKP memang dituntut untuk menggenjot persoalan benih ikan tersebut.
Kepala DPKP Bantul Pulung Haryadi mengakui, salah satu upaya yang akan dilakukannya adalah dengan mengenjot peran dari Balai Benih Ikan (BBI).
Sejauh ini, produksi benih ikan dari empat BBI di Bantul, yakni BBI Barongan, BBI Gesikan, BBI Krapyak, dan BBI Pandak mencapai angka sekitar 2,6 juta bibit dari semua jenis ikan.
Pulung menambahkan, jutaan bibit ikan yang diproduksi itu, sebagian besar jenis nila merah yang diperkirakan mencapai 70 persen. Sedangkan sisanya merupakan jenis ikan konsumsi lainnya, seperti nila hitam, tombro, tawes, dan sebagian kecil lele, serta gurami.
“Untuk bibit lele ada. Tapi tidak banyak karena di tengah masyarakat pembenihan ikan lele sudah makin banyak dan mereka sudah tahu, sementara gurami termasuk baru di BBI sehingga belum maksimal,” katanya kepada wartawan, Kamis (5/1/2017) siang.
Terkait hal itu, budidaya lele baik, melalui kolam terpal maupun bus beton akan dikembangkan ditengah masyarakat. Mendukung pengembangan budidaya itu, tak dipungkiri kebutuhan benih ikan yang unggul sangat dibutuhkan.
Untuk itu, produksi benih yang dilakukan BBI akan lebih dimaksimalkan. “Selama ini sudah produksi, tapi masih ada masyarakat yang ambil dari luar, sehingga produksi benih ini akan kita genjot,” ungkapnya.
Sebelumnya, Fahrudin, salah satu pembudidaya ikan air tawar asal Banguntapan mengakui, beberapa benih ikan didapatkannya justru dari BBI luar Bantul. Sebut saja misalnya, beberapa kali ia mendapatkan benih itu dari BBI di Sleman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Juan Martínez Munuera ditunjuk memimpin El Clasico Barcelona vs Real Madrid. Simak rekam jejak, kontroversi, dan catatan kedua tim.
Kongo memulai uji klinis TUMAINI untuk menguji kandidat vaksin Ebola Bundibugyo. WHO mencatat 9.552 kasus terkonfirmasi per 21 Oktober 2026.
Veda Ega Pratama meraih pole position Moto3 Australia 2026 dengan waktu 1 menit 35,299 detik. Ia mengaku senang dan siap menghadapi balapan.
Pengiriman PC global turun 21% pada kuartal III 2026. Lenovo masih memimpin, sedangkan Apple dan Asus mencatat kenaikan pangsa pasar.
Beasiswa WIMAYA 2026 UPN Veteran Yogyakarta menawarkan Rp250.000 per bulan. Cek syarat, dokumen, dan cara daftar sebelum 25 Oktober.