Tabungan Simpeda Capai Rp75 Triliun, BPD Perkuat Layanan Digital
Suasana Penarikan Undian Nasional Tabungan Simpeda Tahun XXXVII-2026 yang digelar di Halaman Kantor Gubernur Bengkulu, Jumat (21/8/2026) Istimewa/Asbanda
BENGKULU - Bank Pembangunan Daerah (BPD) se-Indonesia bertemu di malam puncak Penarikan Undian Nasional Tabungan Simpeda Tahun XXXVII-2026 yang digelar di Halaman Kantor Gubernur Bengkulu, Jumat (21/8/2026).
Dengan tema Bumi Merah Putih Menyatukan Negeri, acara yang digelar atas kerja sama antara Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda) bersama PT Bank Pembangunan Daerah Bengkulu (Bank Bengkulu) tersebut dimaksudkan untuk memperkuat posisi Tabungan Simpeda sebagai salah satu produk penghimpunan dana masyarakat.
Ketua Umum Asbanda, Agus Haryoto Widodo mengungkapkan saldo Tabungan Simpeda secara nasional hingga kini telah mencapai Rp75 triliun.
Menurut dia, angka tersebut tidak sekadar mencerminkan besarnya dana yang dihimpun, tetapi juga menunjukkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap BPD. “Saldo Tabungan Simpeda secara nasional sudah mencapai Rp75 triliun. Ini angka yang luar biasa. Tetapi bagi kami yang jauh lebih penting adalah kepercayaan masyarakat yang ada di belakangnya sebagai penabung Simpeda,” kata Agus melalui keterangan tertulis, Sabtu (22/8/2026).
Dana tersebut, kata Agus, dikelola dan disalurkan kembali dalam bentuk pembiayaan kepada masyarakat, termasuk sektor UMKM dan dunia usaha. “Uang itu tidak diam. Dana tersebut dikelola dengan hati-hati dan kemudian disalurkan kembali menjadi pembiayaan kepada masyarakat, kepada UMKM, dunia usaha, dan menggerakkan ekonomi,” ujarnya.
Perlunya Beradaptasi
BACA JUGA
Di tengah perubahan perilaku masyarakat, Agus menilai Simpeda perlu terus beradaptasi agar tetap relevan, terutama bagi generasi muda. “Kami ingin Simpeda semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat, untuk membayar, untuk belanja, untuk transfer, dan untuk transaksi digital,” katanya.
Untuk itu, Agus mendorong 27 BPD di Indonesia memperkuat inovasi, layanan digital, jaringan merchant, hingga ekosistem pembayaran Simpeda. “Simpeda harus semakin modern, semakin digital, semakin mudah digunakan, tetapi tetap mempunyai satu kekuatan yang tidak boleh hilang, dekat dengan masyarakat,” katanya.
Menurut Agus, penguatan layanan tersebut perlu berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas pelayanan kepada nasabah.
Total Hadiah Rp3 Miliar
Sementara itu, Direktur Utama Bank Bengkulu, Iswahyudi, menjelaskan rangkaian kegiatan pertemuan BPD se-Indonesia serta pengundian Tabungan Simpeda itu telah dimulai sejak Rabu (19/8/2026), dengan agenda penyegelan alat undi. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan gala dinner di Benteng Marlborough pada Kamis (20/8/2026), dilanjutkan dengan seminar nasional di Grand Ballroom Hotel Mercure, Jumat pagi, dan ditutup dengan malam puncak penarikan undian.
Adapun, hadiah pertama yang disediakan untuk nasabah beruntung adalah sebesar Rp500 juta, serta hadiah II diberikan kepada emapat nasabah sebesar masing-masing Rp100 juta.
Sementara khusus untuk hadiah ketiga hingga kedelapan, telah diundi setelah penyegelan alat Undian Nasional Tabungan Simpeda yang disaksikan Dinas Sosial Provinsi Bengkulu, kepolisian dan notaris pada Rabu.
Iswahyudi menjelaskan makna tema Bumi Merah Putih Menyatukan Negeri menjadi simbol persatuan dan sinergi BPD se-Indonesia. “Merah putih adalah simbol persatuan kita. Dari Bengkulu, dari Sumatra, dari berbagai penjuru Indonesia kita bertemu dalam satu semangat, satu kebersamaan, dan satu tujuan. Di Bumi Merah Putih kita bersatu, di Bumi Merah Putih kita bersinergi, di Bumi Merah Putih Bank-Bank Daerah bersatu untuk kemajuan negeri," ujar dia.
Penarikan Undian Nasional Simpeda Tahun XXXVII-2026 dengan total hadiah sebesar Rp3 miliar ini disaksikan dan disahkan oleh perwakilan dari dinas sosial, kepolisian, dan notaris.
Hadiah utama sebesar Rp500 juta dimenangkan oleh nasabah dari Bank Kalbar.
Sementara hadiah kedua masing-masing Rp100 juta diraih empat nasabah, yakni nasabah Bank Kalsel, Bank Jakarta, Bank BPD DIY, dan Bank Bengkulu sebagai tuan rumah.
Nasabah Bank Bengkulu yang memperoleh hadiah tersebut adalah Devi Rahmawati dari Capem Sudirman Kota.
Tak hanya menyediakan hadiah bagi nasabah Simpeda, Bank Bengkulu juga menambah sejumlah hadiah bagi masyarakat yang hadir menyaksikan malam puncak pengundian.
Hadiah tersebut berupa 1 unit sepeda motor dan 3 unit ponsel.
Selain itu, dalam rangkaian acara juga dilakukan penyerahan bantuan senilai Rp50 juta untuk warga terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Share