SE Mendikdasmen Terbit, 549 Guru Honorer Sragen Terancam Tergusur
Sebanyak 549 guru honorer di Sragen terancam berhenti mengajar pada 2027 usai terbit SE Mendikdasmen No. 7/2026.
Wisata Sleman menawarkan pemandangan matahari tenggelam di Gardu Pandang Candi Ijo
Harianjogja.com, SLEMAN- Berdekatan dengan Tebing Breksi dan Candi ijo, tebing di dekat lokasi parkir kawasan wisata Candi Ijo kini juga semakin banyak digemari oleh wisatawan untuk menikmati sore menyambut matahari tenggelam dan berfoto-foto.
Pemandangan hijau persawahan di daerah Sleman menjadi pemandangan utama saat para pengunjung berada di tebing yang saat ini sudah dibuat sedemikian rupa sehingga menarik bagi pengunjung.
Salah Satu wisatawan yang ditemui di lokasi, Apriawan Kunto, 25, mengatakan sebelumnya banyak tebing yang dibuat untuk menikmati pemandangan namun lokasinya jauh di Kulonprogo dan Gunungkidul. Lokasi yang berdekatan dengan Candi Ijo yang juga berada di atas pegunungan membuat gardu pandang di tebing tersebut juga sangat menarik.
"Bagus, kalau kesini ke Candi Ijo. Tapi baru sekarang lihat ada gardu pandangnya bisa jadi lokasi foto yang unik," katanya, Minggu (29/1/2017).
Meski menyuguhkan pemandangan yang sangat menarik, para pengunjung yang hendak menikmati pemandangan dan berfoto di gardu pandang tersebut tidaklah dikenakan retribusi.
Hal tersebut berbeda dengan dua lokasi wisata yang sudah lebih dulu terkenal yang ada di dekat Tebing yakni Candi Ijo dan Tebing Breksi.
Sementara itu salah satu pengelola lokasi wisata, Mulyono, mengutarakan gardu pandang tersebut dibuat memang untuk memfasilitasi para pengunjung yang hendak berfoto.
Pasalnya selama ini banyak yang ingin mengabadikan berfoto dengan berlatar belakang pemandangan persawahan namun waktu itu terhalang oleh pepohonan dan tidak ada lokasi khusus.
"Dulu memang tidak ada, tapi melihat seperti di lokasi lain yang dibuatkan sebuah gardu pandang itu justru juga semakin menarik wisatawan. Sekarang pengunjung yang mau ke Candi Ijo setelah parkir pasti banyak yang mampir ke gardu pandang lalu berfoto," katanya.
Kedepan ia menuturkan, karena terbuat dari bambu. Lokasi gardu pandang yang berada di tebing tersebut juga akan diperhatikan perawatannya. Hal demikian dilakukan supaya tetap menjaga keamanan dan mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.
"Meski belum menarik retribusi, kami tetap perhatikan keselamatan dari pengunjung. Kami selalu mengecek dan sudah kami buat juga beberapa petunjuk seperti larangan untuk melakukan tindakan yang berbahaya saat berada di gardu pandang," pungkas Mul.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 549 guru honorer di Sragen terancam berhenti mengajar pada 2027 usai terbit SE Mendikdasmen No. 7/2026.
Wagub DIY Paku Alam X pastikan seluruh rekomendasi DPRD ditindaklanjuti. Evaluasi pembangunan fokus pada pemerataan ekonomi dan tata kelola.
Pembongkaran SDN Nglarang untuk proyek Tol Jogja-Solo rampung. Lahan kini 100% bebas, proyek masuk tahap penimbunan dan pengecoran.
Wali Kota Solo Respati Ardi prioritaskan guru dan nakes dalam rekrutmen CASN. Pemkot kejar solusi kekurangan tenaga pendidikan.
Perubahan tampak pada pembaruan Grand Vitara, yaitu penyematan Electronic Parking Brake yang menggantikan sistem tuas rem parkir mekanis pada keluaran sebelumny
Menkeu Purbaya dan Menteri ESDM Bahlil bahas strategi peningkatan PNBP, swasembada energi, dan listrik desa. Ini target dan datanya.