HUT Kota Jogja ke-270, Maswil Rilis Lagu Kamu itu Jogja Istimewa, Begini Liriknya
HUT Kota Jogja ke-270, Maswil merilis lagu Kamu itu Jogja Istimewa sekaligus mengajak berbagi dan bernyanyi bersama anak-anak di panti.
Batik perwarna alami menjadi identitas batik Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN- Para pebatik yang tergabung dalam Asosiasi Batik Mukti Manunggal Sleman berkomitmen untuk menjadikan pewarna alami sebagai produk batik khas Sleman. Upaya tersebut butuh dukungan semua pihak.
Ketua Asosiasi Pengrajin Batik Mukti Manunggal Sleman, Asikhah Eko Putranti mengatakan, para perajin batik di Sleman meneguhkan pewarna alami sebagai identitas batik yang diproduksi di Sleman. Hal itu dilakukan agar Sleman memiliki ciri khas yang berbeda dengan wilayah lainnya.
"Sejak tahun lalu, pebatik mulai memproduksi warna alami. Kami ingin batik warna alami identik dengan Sleman," ujar Tanti, sapaan akrabnya di sela-sela kegiatan ulang tahun kedua asosisasi tersebut di Balai Desa Trihanggo, Gamping, Sabtu (28/1/2017).
Dia menjelaskan, komitmen penggunaan pewarna alami buka dilihat dari sisi bisnis saja. Melainkan terkait juga dengan program pelestarian alam yang diinginkan Pemkab Sleman. Apalagi, lanjut dia penggunaan pewarna alami sangat ramah lingkungan.
"Kami menyadari wilayah Sleman merupakan daerah resapan air untuk DIY, kalau menggunakan pewarna alami tentu tidak akan merusak lingkungan," ucapnya.
Hingga kini, kata Tanti, sebanyak 27 kelompok dan individu perajin batik di Sleman yang tergabung dalam asosiasi. Asosiasi dibentuk, lanjutnya, untuk meningkatkan kualitas dan menjalin hubungan promosi produksi batik antarperajin batik.
"Kami akan patenkan tujuh motif batik khas Sleman. Yang saat ini ngetrend itu batik motif sinom parijoto salak. Untuk masalah pemasaran kami bisa menjual di beberpa kota," katanya.
Sementara, pembina skaligus pengamat batik Sleman Endah Sri Widiastuti mengatakan, pemasalahan yang ada saat ini dihadapi produk batik asal Sleman adalah pemahaman masyarakat.
Masyarakat, katahya, hanya melihat batik sekadar motif bukan sebuah produksi kain. Padahal sesuai pesyaratan, kain batik memiliki proses nyanting, nyelup, medel, nglorit dan sebagainya. Bukan batik printing atau olahan pabrikan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
HUT Kota Jogja ke-270, Maswil merilis lagu Kamu itu Jogja Istimewa sekaligus mengajak berbagi dan bernyanyi bersama anak-anak di panti.
Tecno Megabook K15S hadir di Indonesia dengan Ryzen 5 7430U, layar 15,6 inci, baterai 70 Wh, dan harga mulai Rp8,59 juta.
Volkswagen dikabarkan berencana memangkas 12.000 pekerja tambahan hingga 2030. Serikat IG Metall mengancam mogok mulai 2027.
Danantara mengakuisisi hotel dan lahan di Makkah. Komnas Haji berharap investasi ini meningkatkan layanan sekaligus menekan biaya haji dan umrah.
Jenazah Anggota VI BPK RI Fathan Subchi diperkirakan tiba di Jakarta pada Senin, lalu disemayamkan di Kantor BPK dan rumah duka di Condet.
Polri menetapkan 256 tersangka kasus karhutla yang membakar 35.390,99 hektare lahan. Penindakan menyasar pelaku perorangan dan korporasi.