Bupati Sleman Berduka atas Kecelakaan Suporter PSS di Tol Madiun, Ini Pesannya
Empat suporter PSS Sleman tewas dalam kecelakaan di Tol Madiun. Bupati Sleman menyampaikan belasungkawa dan mengimbau suporter away menggunakan bus.
JIBI/Harian Jogja/Desi Suryanto Operator traktor tangan mengolah tanah sawah di areal persawahan di Godean, Sleman, DI. Yogyakarta, Kamis (26/06/2015). Dewasa ini para pemilik lahan pertanian semakin sedikit yang menggunakan jasa ternak sapi atau kerbau sebagai tenaga untuk membajak sawah, perannya tergantikan oleh traktor mesin yang dijual dengan kisaran harga Rp 7 hingga 21Juta per unit. Harga jasa mengolah lahan dengan traktor terbilang lebih murah daripada menggunakan hewan ternak.
Pertanian Sleman mengalami kekurangan penyuluh pertanian
Harianjogja.com, SLEMAN- Peningkatan kualitas hasil pertanian harus didukung dengan teknologi dan sumber daya manusia (SDM) yang memadai pula. Sayangnya, penyuluh pertanian dari golongan PNS terus berkurang.
Kepala Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan (DPPP) Sleman Widi Sutikno mengatakan, saat ini jumlah penyuluh pertanian sebanyak 65 orang sementara jumlah desa di Sleman sebanyak 86 desa.
Adapun jumlah penyuluh perikanan 16 orang, dan tenaga bantu penyuluh yang dikontrak melalui dana APBN sebanyak 53 orang. Kondisi tersebut masih jauh dari kata ideal.
Kondisi tersebut menjadi salah satu kendala untuk meningkAtkan produktifitas hasil pertanian. Terutama di beberapa daerah yang mengandalkan pendapatannya dari sektor pertanian.
"Kondisi penyuluh pertanian, perikanan dan lainnya di Sleman saat ini kurang memadai. Padahal, untuk memajukan pertanian di suatu daerah, idealnya satu desa memiliki satu penyuluh," kata Widi, Senin (27/2/2017).
Untuk lebih mengoptimalkan dan meningkatkan kembali hasil pertanian, pihaknya saat ini merekrut Penyuluh Pertanian Swadaya (PPS) dari berbagai wilayah di Sleman. Hal itu sesuai dengan Peraturan Menteri Pertanian No. 61/Permentan/OT.140/11/2008 tentang pedoman pembinaan penyuluh pertanian swadaya dan penyuluh pertanian swasta.
Menurut Widi saat ini tercatat sebanyak 159 orang Penyuluh Pertanian Swadaya dengan rincian PPS pertanian sebanyak 15 orang, perikanan 19 orang, peternakan 19 orang, perkebunan 6 orang, tanaman pangan dan hortikultura 100 orang. Para PPS tersebut bersinergi dengan Penyuluh Pertanian PNS dari.
“Kami terus membuka kesempatan kepada calon-calon penyuluh untuk bergabung menjadi Penyuluh Pertanian Swadaya agar dapat terus berinovasi di bidang pertanian," ajak Widi.
Dia menambahkan, para PPS merupakan tokoh-tokoh petani yang maju dan professional di bidang pertaniannya masing-masing. Untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas para penyuluh tersebut pihaknya rutin mengadakan pertemuan bulanan untuk berdiskusi dan sharing pengalaman baru di bidang pertanian.
“Mereka juga membentuk pengurus. Selain pertemuan kami juga memfasilitasi mereka dengan bimtek dan workshop sebagai upaya membentuk training of trainer," jelas Widi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Empat suporter PSS Sleman tewas dalam kecelakaan di Tol Madiun. Bupati Sleman menyampaikan belasungkawa dan mengimbau suporter away menggunakan bus.
Celah WPSplinter pada perangkat lunak Wi-Fi Broadcom berpotensi membahayakan router. Simak risiko dan cara mengamankan jaringan rumah.
TNI AU menyiagakan helikopter Super Puma untuk membantu pemadaman karhutla di Gunung Lawu melalui water bombing dan pemantauan titik api.
Lee Biscuits dikabarkan menutup pabrik di Johor, Malaysia, akhir Oktober 2026 setelah 92 tahun berproduksi. Simak sejarah merek biskuit Marie.
Biaya rakit PC gaming setara PS5 Pro diperkirakan Rp25 juta. Simak rincian komponen, alternatif lebih hemat, dan perbandingannya dengan konsol.
Dinkes Sleman mencatat 112 kasus leptospirosis dan dua kematian hingga September 2026, serta 80 kasus suspek dengan dua kematian.