Gandeng Komunitas Malioboro, BPJS Ketenagakerjaan Perluas Perlindungan
BPJS Ketenagakerjaan bersama Jejaring Tepo Seliro Jogja mendorong perlindungan pekerja di kawasan Sumbu Filosofi melalui sosialisasi dan deklarasi kolaborasi.
Ilustrasi jalan rusak
Infrastruktur Sleman masih ada yang rusak.
Harianjogja.com, SLEMAN -- Ruas jalan kabupaten sampai saat ini masih banyak yang berlubang. Kondisi tersebut dinilai membahayakan pengendara motor.
Baca Juga : http://m.solopos.com/?p=798438">INFRASTRUKTUR SLEMAN : 12% Jalan di Sleman Butuh Peningkatan
Kepala Bidang Binamarga DPUP-KP Sleman Jenu Santoso menjelaskan, pihaknya sudah memiliki data kerusakan jalan-jalan kabupaten yang akan diperbaiki tahun ini. Menurutnya, pemeliharaan dan perbaikan jalan yang rusak tetap didasarkan pada skala prioritas.
"Masing-masing penananganan keruskaan kami lakukan secara bertahap dan berdasarkan prioritas. Kami berharap warga bisa memahaminya," harap Jenu, Jumat (3/3/2017)
Dia menjelaskan, panjang jalan kabupaten dengan lapis perkerasan aspal di wilayah Sleman kurang lebih 690,29 km. Sekitar12 % membutuhkan peningkatan dan sekitar 35% membutuhkan pemeliharaan berkala.
"Sisanya harus dilakukan pemeliharaan rutin untuk mempertahankan kinerja jalan dalam kondisi baik," terangnya.
Karena ketersediaan anggaran perbaikan infrastruktur berbanding terbalik dengan jumlah perbaikan yang harus dilakukan, maka DPUPKP menyusun skala prioritas untuk seluruh ruas jalan yang ada di Sleman.
Kerusakan pada ruas jalan yang menghubungkan dusun Kronggahan hingga perempatan Godean membutuhkan anggaran yang tidak sedikit. Begitu juga dengan jalan kali Opak. Menurutnya, pengaspalan ulang jalan membutuhkan DED terlebih dahulu. Setelah itu, harus diusulkan satu tahun sebelum kegiatan dilaksanakan.
"Kami usulkan pembuatan DED ruas jalan tersebut pada 2018 setelah masuk melalui Musrenbang desa dan kecamatan," ujarnya.
Pihaknya sudah melakukan perbaikan rutin untuk jalan Kronggahan pada Jumat (3/3/2017).
"Jika ingin pengaspalan warga bisa memasukkan dalam Musrenbang desa dan kecamatan dalam Pagu Usulan Partisipatif Masyarakat (PUPM) yang dapat menjadi skala prioritas," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPJS Ketenagakerjaan bersama Jejaring Tepo Seliro Jogja mendorong perlindungan pekerja di kawasan Sumbu Filosofi melalui sosialisasi dan deklarasi kolaborasi.
BK DPD akan memanggil Arya Wedakarna terkait kehadirannya di Miss Equality World 2026 di Bangkok untuk mendalami dugaan pelanggaran etik.
Satgas Karhutla Jambi menangkap pelaku pembakaran lahan di Sungai Gelam, Muaro Jambi. Api membakar sekitar 600 meter persegi lahan.
Satu keluarga Bantul akan transmigrasi ke Polewali Mandar akhir 2026. Pemkab memastikan rumah dan lahan usaha telah siap.
Kanwil Ditjen Imigrasi DIY memperkuat kapasitas kehumasan di era digital melalui Smart Immigration Communication bersama GKR Bendara.
Pendaftaran MagangHub 2026 Tahap II dibuka hingga 8 September. Simak jadwal seleksi, pengumuman, dan mulai magang bagi peserta terpilih.