BANDARA KULONPROGO : 169 KK Warga Relokasi Simpan Dana Rp19 Miliar

Sekar Langit Nariswari
Sekar Langit Nariswari Minggu, 19 Maret 2017 21:20 WIB
BANDARA KULONPROGO : 169 KK Warga Relokasi Simpan Dana Rp19 Miliar

Pencairan di Glagah 2 terlihat lengang dan hanya dihadiri oleh tim dari PT Angkasa Pura 1 dan pihak perbankan di Balai Desa Glagah, Senin (26/9/2016). Pencairan bagi penggarap PAG ditangguhkan sesuai dengan permintaan perangkat Desa Glagah hingga kejelasan kompensasi dari Puro Pakualaman diketahui. (Sekar Langit Nariswari/JIBI/Harian Jogja)

Bandara Kulonprogo, warga terdampak siap membangun pemukiman.

Harianjogja.com, KULONPROGO -- Kelompk pemukim yang siap membangun hunian baru telah menyimpan dana sebesar Rp19 miliar di bank daerah. Dana tersebut dimiliki oleh sekitar 169 KK yang merupakan warga terdampak bandara yang memilih relokasi.

Camat Temon, Djaka Prasetya mengatakan jika kelompok pemukim merupakan warga terdampak yang telah dibagi untuk kemudian membangun rumahnya bersama dengan sistem Rekompak. Ia menerangkan jika warga sudah siap untuk membangun pemukiman kembali.

“Tinggal menunggu kesiapan lahan saja,”jelasnya pada Minggu (19/3/2017).

Dana tersebut bisa diakses untuk membeli sejumlah material guna membangun rumah serta persiapan lainnya. Setiap rumah relokasi sendiri dialokasi bisa dibangun dengan indeks harga Rp2.200 per meter persegi. Namun, apabila warga memiliki kelebihan dana maka pembangunan yang melebihi rentang harga tersebut dipersilahkan.

Dana terbanyak berasal dari Desa Palihan berkisar Rp8 miliar dari 72 Kepala Keluarga (KK). Sementara jumlah terkecil yakni Rp651 juta dari Desa Jangkaran yang hanya memiliki 4 KK. Djaka menyebutkan total terdapat 22 kelompok pemukim yang berada di 5 desa relokasi yakni Janten, Palihan, Jangkaran, Kebonrejo, dan Glagah.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Artikel Penulis