Bang Bang, Hadirkan Kartu Debit Edisi Khusus dan Beragam Benefit bagi Nasabah
BRI Junio berkolaborasi dengan Mobile Legends: Bang Bang menghadirkan kartu debit edisi khusus, cashback, dan berbagai benefit untuk nasabah hingga Desember 202
Hari air sedunia menjadi momentum untuk mengingatkan tentang kualitas air di Jogja
Harianjogja.com, JOGJA-Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Jogja, Suyana mengakui semua sungai yang melintasi wilayah Kota Jogja tercemar limbah bahkan kondisinya sudah diatas ambang batas dalam kondisi kemarau.
Selama 2016 Biological Oxygen Demand (BOD) atau kebutuhan oksigen yang dibutuhkan di tiga sungai, yakni Sungai Winongo, Code, dan Gajah Wong rata-rata menunjukan diatas ambang batas setiap bulannya, yakni mencapai 4,2 miligram/ liter. Lebih tinggi dari ambang batas 3 miligram/ liter.
"Sebagian besar yang mencemari sungai adalah limbah rumah tangga," kata Suyana, saat dihubungi Selasa (21/3/2017) malam.
Kendati demikian Suyana menampik pencemaran hanya dilakukan warga kota. Menurut dia, semua sungai yang mengalir ke kota kondisinya sudah tercemar dari hulu. "Asalnya sebelum masuk kota sudah tercemar, masuk kota tambah tercemar," katanya.
Namun, saat hujan lebat, kata dia, BODnya bisa lebih rendah karena tercampur air hujan. Meski air sungai di kota tidak layak konsumsi, namun diakui Suyana masih bisa digunakan untuk pertanian dan perikanan.
Berbagai upaya dilakukan Pemerintah Kota Jogja untuk mengurangi limbah yang dibuang ke sungai, di antaranya melalui penataan kota tanpa kumuh (Kotaku), program munggah, mundur, madep kali (M3K), pembangunan taman di sekitar bantaran sungai, membuat instalasi pembuangan air limbah (Ipal) komunal, serta pembentukan bank sampah di masyarakat.
Suyana berharap dengan seabrek program tersebut masyarakat tidak lagi membuang limbah ke sungai. "Memang tidak dalam jangka pendek manfaatnya, tapi jangka panjang nya masyarakat mulai menghargai arti pentingnya sungai," kata Suyana.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BRI Junio berkolaborasi dengan Mobile Legends: Bang Bang menghadirkan kartu debit edisi khusus, cashback, dan berbagai benefit untuk nasabah hingga Desember 202
Pieter Huistra mengaku telah menganalisis kekuatan dan kelemahan Borneo FC jelang laga PSS Sleman pada pekan ketujuh Super League.
BMKG memprakirakan potensi hujan sedang hingga lebat di utara DIY hingga 29 Oktober 2026. BPBD menyiapkan pemetaan wilayah rawan bencana.
Dinkop UKM DIY menggandeng tour leader untuk meningkatkan kunjungan Teras Malioboro Ketandan melalui insentif, event, dan wisata budaya Pecinan.
Eko Suwanto mendorong integrasi APBD se-DIY untuk menekan kemiskinan, mengatasi pengangguran, dan memperluas lapangan kerja.
Polres Kulonprogo menggelar Operasi Patuh Progo 2026 pada 26 Oktober–8 November untuk menekan pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.