Masjid Sultan Eyup, Masjid di Istanbul yang "Dijaga" Sahabat Nabi Muhammad SAW
Di antara banyak masjid di Istanbul, Masjid Sultan Eyup menjadi paling unik dan ramai dikunjungi pelancong. Kondisi ini tidak bisa lepas dari sejarah Sultan Eyu
Penelitian Wolbachia di Jogja masuk tahap kedua
Harianjogja.com, JOGJA-Koordinator Komunikasi dan Penyertaan Masyarakat EDP Yogya, Bekti Dwi Andari menegaskan saat ini Eliminate Dengue Project Jogja (EDP Jogja) tengah memulai fase pelepasan Wolbachia tahap kedua dengan meletakkan ember berisi telur nyamuk Aedes aegypti ber-Wolbachia di wilayah terpilih di Kota Jogja.
“Tahap ini kami tandai dengan mengadakan acara ‘Kenduri Warga’ yang kami adakan pada Rabu, 22 Maret 2017 di Pendopo Taman Siswa, Jl. Taman Siswa No. 25, Wirogunan, Yogyakarta,” ujar Bekti, Rabu (22/3/2017).
Menurut Bekti, pihaknya bekerja sama dengan seniman teater Jogja dalam menggelar perhelatan dalam rangka syukuran kesuksesan atas pelepasan Wolbachia tahap pertama. Dalam syukuran ini diisi dengan pertunjukan budaya setempat seperti mocopatan dan guyon maton.
“Sengaja acara kami buat seperti ini sebagai rasa terima kasih kami kepada masyarakat Jogja yang mendukung kami selama ini,” imbuh Bekti.
Nuansa EDP Jogja yang kental dengan ciri khas budaya Jogja tidak hanya dalam hal ini saja. Wolly, maskot EDP Jogja, juga didominasi hiasan batik yang merupakan budaya setempat. “Konsepnya melibatkan tokoh masyarakat Jogja, agar mudah diterima sebagai media sosialisasi,” lanjut Bekti.
Menurutnya, sosialisasi merupakan bagian yang tak terpisahkan dalam penelitian yang juga kental dengan keterlibatan masyarakat ini. Bekti berharap pelepasan Wolbachia tahap kedua ini bisa menyusul kesuksesan pelepasan fase pertama sehingga bisa mengurangi serangan DBD.
Pada fase pertama beberapa bulan lalu telah dilepas 2.000 ember berisi telur nyamuk Aedes Aegipty ber-Wolbachia ke sejumlah kelurahan di Jogja. Pada fase kedua, rencananya akan dilepas 7.300 ember telur nyamuk bahkan bisa lebih.
“Rencananya 7.300 ember. Namun, bisa jadi nanti kalau kondisinya memungkinkan bisa sampai 8.000 ember,” ujar dia.
“Respons masyarakat sangat bagus. Warga yang dititipi ember berisi telur nyamuk ‘mengasuh’ telur nyamuk Aedes Aegypti ber-Wolbachia dengan baik,” ujart Bekti.
Sosialisasi juga merupakan alasan utama di balik diadakannya Kompetisi Film Pendek Pelajar 2017 dengan tema “DBD Ora Wae”. Kompetisi ini menghasilkan 15 film pendek yang tiga pemenangnya berhasil memukau undangan saat diputar dalam syukuran sore itu.
Acara “Kenduri Warga” dihadiri ratusan orang yang berasal dari lurah atau LPMK di Jogja, perwakilan dari Yayasan Tahija yang menjadi sponsor dalam penelitian EDP, Plt Walikota Jogja, Sulistyo dan lainnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Di antara banyak masjid di Istanbul, Masjid Sultan Eyup menjadi paling unik dan ramai dikunjungi pelancong. Kondisi ini tidak bisa lepas dari sejarah Sultan Eyu
Budi Waljiman menyerahkan bantuan gamelan Suara Madhura untuk SMA Bosa Jogja guna memperkuat pelestarian budaya Jawa di sekolah.
Prabowo tegas minta BPKP tetap periksa pejabat yang diduga menyimpang tanpa melihat kedekatan dengan dirinya.
Polisi selidiki keributan di Tegalrejo Jogja yang viral di media sosial. Diduga terjadi penganiayaan usai cekcok di jalan.
Polri menegaskan kesiapan operasional 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang akan diresmikan secara serentak oleh Presiden Prabowo Subianto.
Forum Anak Daerah (FAD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sukses menggelar hari pertama dari rangkaian kegiatan "Temu Hati #17" di Ruang Nyi Ageng Serang