Polisi Selidiki Keributan di Tegalrejo Jogja, Diduga Penganiayaan

Ariq Fajar Hidayat
Ariq Fajar Hidayat Sabtu, 16 Mei 2026 13:17 WIB
Polisi Selidiki Keributan di Tegalrejo Jogja, Diduga Penganiayaan

Kekerasan - Ilustrasi/Freepik

Harianjogja.com, JOGJA - Video keributan yang viral di media sosial Instagram @merapi_uncover mengarah pada dugaan tindak pidana penganiayaan yang terjadi di Jalan HOS Cokroaminoto, Tegalrejo, Kota Jogja. Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (16/5/2026) sekitar pukul 00.15 WIB dan kini tengah ditangani kepolisian.

Kasihumas Polresta Jogja, Iptu Dani HS, mengatakan pihaknya telah menerima laporan terkait kejadian tersebut. Polisi saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap secara pasti kronologi dan pihak yang terlibat.

“Peristiwa tersebut benar terjadi dan saat ini sedang dalam proses penyelidikan oleh Polsek Tegalrejo,” ujarnya, Sabtu (16/5/2026).

Korban dalam kejadian itu diketahui berinisial S, laki-laki berusia 46 tahun. Selain korban, terdapat sejumlah saksi yang telah dimintai keterangan, yakni IPA (28), IBS (24), H (47), dan A (45).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa bermula pada Jumat (15/5/2026) sekitar pukul 21.00 WIB. Saat itu korban mendatangi kos milik saksi IPA di wilayah Gambiran, Umbulharjo, Kota Jogja.

Di lokasi tersebut, korban bersama dua saksi, yakni IPA dan IBS, mengonsumsi minuman beralkohol. Setelah itu, mereka melanjutkan aktivitas dengan karaoke di kawasan Pasar Kembang dan kembali mengonsumsi minuman beralkohol.

Usai dari tempat karaoke, korban bersama IPA dan IBS pulang menggunakan sepeda motor. Dalam perjalanan, korban yang saat itu dibonceng meminta untuk bergantian mengendarai kendaraan karena menilai kondisi pengemudi tidak aman.

“Korban merasa pengendara dalam kondisi terpengaruh minuman beralkohol sehingga meminta untuk mengambil alih kemudi,” kata Dani.

Permintaan tersebut tidak disetujui oleh IPA hingga memicu percekcokan di lokasi kejadian, tepatnya di depan Bread Pastry Tegalrejo. Cekcok itu kemudian berujung pada dugaan penganiayaan terhadap korban S.

“Diduga terjadi pemukulan yang dilakukan oleh dua orang terhadap korban setelah terjadi perselisihan,” jelasnya.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka dan kemudian menjalani perawatan di Rumah Sakit Ludira Husada Yogyakarta. Hingga kini, kondisi korban dilaporkan telah mendapatkan penanganan medis.

Dani menambahkan pihak kepolisian masih mendalami kasus ini dengan memeriksa saksi-saksi serta mengumpulkan alat bukti. Polisi juga akan menelusuri rekaman video yang beredar di media sosial sebagai bagian dari proses penyelidikan.

“Semua pihak yang terlibat akan dimintai keterangan untuk memastikan duduk perkara secara utuh,” ujarnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online