Garudayaksa FC Juara Pegadaian Championship, Ini Kata Pelatih Widodo
Garudayaksa FC keluar sebagai juara Pegadaian Championship 2025/2026 setelah mengalahkan PSS Sleman di partai final.
Foto ilustrasi penangkapan. - Dibuat menggunakan Artificial Intelligence/AI
Harianjogja.com, SLEMAN — Seorang pelajar berinisial SW (19) meninggal dunia setelah menjadi korban aksi pelemparan batu oleh orang tak dikenal di Jalan Seyegan–Godean, wilayah Klangkapan II, Margoluwih, Seyegan.
Dalam kasus ini, polisi telah mengamankan dua pelaku, yakni DI (20) yang berperan sebagai pengendara dan seorang Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH) berinisial RP (17) yang diduga sebagai pelaku pelemparan.
Kapolsek Seyegan, AKP Pujiono, menjelaskan kejadian bermula saat pelaku berkumpul di rumah temannya pada Rabu (25/3/2026) dini hari. Saat itu, salah satu teman pelaku menerima panggilan dari nomor tidak dikenal yang berisi ajakan untuk bertemu di Jalan Seyegan–Godean.
Rombongan kemudian bergerak menuju lokasi yang dimaksud. Setibanya di wilayah Klangkapan, mereka melihat sejumlah orang sudah berada di jalan.
Tak lama berselang, pelaku kembali mendapat telepon dengan ajakan bertemu di lokasi lain yang masih berada di sekitar Klangkapan.
Ambil Batu di Dekat Proyek Tol
Dalam perjalanan menuju titik pertemuan kedua, pelaku sempat berhenti di dekat proyek tol dan mengambil batu dengan alasan berjaga-jaga.
Saat itu, pelaku berboncengan menggunakan sepeda motor Yamaha NMAX dan berada di posisi paling belakang rombongan.
Ketika melintas di lokasi kejadian, RP diduga melempar batu ke arah korban yang sedang berada di pinggir jalan.
Lemparan batu tersebut mengenai bagian kepala sebelah kiri korban hingga membuatnya terjatuh. Korban kemudian dilarikan ke RS PKU Muhammadiyah Gamping untuk mendapatkan perawatan intensif.
Setelah menjalani perawatan beberapa hari, korban akhirnya dinyatakan meninggal dunia pada Minggu (29/3/2026).
Pelaku Ditangkap, Terancam 7 Tahun Penjara
Unit Reskrim Polsek Seyegan kemudian bergerak cepat dan berhasil mengamankan para pelaku di wilayah Godean dan Minggir.
Pelaku di bawah umur dititipkan di Balai Perlindungan dan Rehabilitasi Sosial Remaja (BPRSR) Dinas Sosial DIY, sementara pelaku dewasa ditahan di Rutan Polresta Sleman.
“Motifnya karena pelaku emosi setelah merasa ditantang oleh orang tidak dikenal,” jelas Pujiono.
Atas perbuatannya, pelaku dijerat Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dengan ancaman hukuman penjara maksimal tujuh tahun. Barang bukti yang diamankan antara lain satu unit sepeda motor, jaket, dan batu yang digunakan dalam aksi tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Garudayaksa FC keluar sebagai juara Pegadaian Championship 2025/2026 setelah mengalahkan PSS Sleman di partai final.
Harga emas Pegadaian hari ini turun. Emas Antam Rp2,861 juta, UBS Rp2,788 juta, dan Galeri24 Rp2,756 juta per gram.
Jadwal Bus Malioboro–Parangtritis hari ini, tarif Rp12.000, solusi wisata hemat dan praktis di Yogyakarta.
Noel mempertanyakan tuntutan kasus korupsi K3 Kemenaker karena selisih hukuman dengan terdakwa lain dinilai terlalu tipis.
Jadwal SIM Kulonprogo 19 Mei 2026, tersedia layanan di Mal Pelayanan Publik Kulonprogo.
PLN DIY jadwalkan pemadaman listrik 19 Mei 2026 di Sleman, Bantul, dan Kota Jogja akibat pemeliharaan jaringan pukul 10.00–13.00 WIB.