RSUD Prambanan Tegaskan Tak Temukan Kelalaian Medis
RSUD Prambanan menyatakan terbuka memberikan penjelasan medis terkait dugaan malpraktik. Audit internal dan eksternal disebut tidak menemukan kelalaian medis.
Ilustrasi pembacokan./JIBI
Harianjogja.com, SLEMAN—Aksi penganiayaan bersenjata tajam terjadi di Jalan Godean KM 9, Kapanewon Godean, Sleman pada Minggu (5/4/2026) dini hari. Seorang mahasiswa asal Jambi berinisial DH (21) mengalami luka setelah berusaha menangkis serangan celurit dari pelaku.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 03.00 WIB saat korban melintas bersama dua rekannya di wilayah Sidoagung. Mereka berboncengan tiga menggunakan sepeda motor ketika situasi mendadak berubah tegang di tengah jalan.
Kasi Humas Polresta Sleman, Argo Anggoro, menjelaskan kejadian bermula saat kendaraan korban disalip oleh rombongan pelaku di depan RM Baleroso.
Setelah saling pandang, pelaku yang mengendarai dua kendaraan sempat berputar arah sambil menyeret benda ke aspal hingga memicu percikan api di jalan.
Situasi semakin mencekam ketika rombongan pelaku kembali menghadang korban di sekitar pertigaan Bapas. Korban dan dua rekannya pun berhenti dan turun dari sepeda motor.
Dua rekan korban sempat melarikan diri ke arah tempat pemotongan ayam untuk menghindari kejaran pelaku. Namun, korban tertinggal di dekat kendaraan.
Dalam kondisi tersebut, salah satu pelaku mengeluarkan celurit dan langsung mengayunkannya ke arah korban. DH berusaha menepis serangan itu dengan tangan.
Upaya tersebut membuat korban mengalami tiga luka di tangan kiri dan satu luka di bagian punggung akibat sabetan senjata tajam. “Korban berusaha menangkis, sehingga mengalami luka di tangan dan punggung,” ujar Argo.
Setelah melakukan penyerangan, para pelaku yang diperkirakan berjumlah sekitar delapan orang dengan tujuh sepeda motor dan satu mobil pikap langsung melarikan diri meninggalkan lokasi.
Korban kemudian dilarikan ke RS PKU Muhammadiyah Gamping untuk mendapatkan perawatan medis dan saat ini menjalani rawat jalan.
Beberapa jam setelah kejadian, korban melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Godean sekitar pukul 05.15 WIB. Polisi kini masih melakukan penyelidikan dengan memeriksa keterangan saksi dan korban serta menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RSUD Prambanan menyatakan terbuka memberikan penjelasan medis terkait dugaan malpraktik. Audit internal dan eksternal disebut tidak menemukan kelalaian medis.
Awkarin diperiksa Polda Metro Jaya sebagai saksi dalam kasus dugaan penipuan agen perjalanan umrah Hanania Group.
Ketua Komisi A DPRD DIY Eko Suwanto menyampaikan duka cita atas wafatnya lima peserta pelatihan KDMP dan meminta evaluasi menyeluruh.
Persib Bandung resmi rekrut bek Prancis Gabriel Mutombo dari Ratchaburi FC untuk memperkuat lini belakang musim 2026-2027.
Rekomendasi HP RAM 16GB terbaik 2026 untuk gaming, fotografi, dan multitasking dari OPPO, Samsung, OnePlus, Xiaomi, hingga Infinix.
SPMB SMPN Kulonprogo 2026 masih menyisakan 593 kursi kosong di 17 sekolah menjelang penutupan jalur domisili wilayah.