DAMRI Bandara YIA Hari Ini Sabtu 15 Agustus 2026, Cek Jadwalnya
Jadwal DAMRI Bandara YIA lengkap dengan rute ke Sleman, Kota Jogja, Gamping, Condongcatur, dan tarif Rp80.000.
Pernyataan minta maaf dari pelaku pemukulan pada ajang Jogja 10K/ Tangkapan layar
Harianjogja.com, JOGJA—Insiden pemukulan yang sempat mencoreng penyelenggaraan ajang lari Jogja 10K 2026 resmi berakhir lewat jalur kekeluargaan. Pelaku penganiayaan berinisial Edo secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada korbannya, YG (21), dalam proses mediasi yang digelar di Mapolresta Jogja, Senin (4/5/2026).
Kabar perdamaian ini menjadi penutup dari kegaduhan yang sempat viral di media sosial. Ketangkasan aparat kepolisian dalam memfasilitasi mediasi dipuji karena mampu menyelesaikan konflik secara cepat dan tepat.
Komitmen Pelaku dan Pesan Bijak Korban
Dalam pernyataan resmi yang diunggah melalui akun media sosial, Edo mengakui kesalahannya dan berjanji untuk memperbaiki perilaku di masa depan. Ia menegaskan tidak akan mengulangi tindakan serupa kepada korban maupun orang lain.
YG, selaku korban, menerima permohonan maaf tersebut dengan tulus. Namun, ia menitipkan pesan penting agar insiden kekerasan seperti ini tidak terulang kembali dalam ajang apa pun.
“Saya memaafkan Mas Edo. Saya hanya berpesan agar kejadian ini tidak terulang kembali, di kota mana pun, di daerah mana pun, khususnya di Jogja. Kita harus lebih berhati-hati,” ungkap YG dengan penuh kedewasaan seusai mediasi tersebut.
Apresiasi Penyelenggara terhadap Kepolisian
Race Direktur Jogja 10K 2026, Rony, turut hadir untuk menyaksikan penyelesaian masalah ini. Ia menyatakan bahwa ketidaknyamanan yang sempat dirasakan para peserta dan publik kini telah tuntas secara baik. Pihak penyelenggara pun berencana mensosialisasikan hasil perdamaian ini kepada seluruh komunitas pelari yang terlibat dalam ajang tersebut.
“Penyelenggara mengucapkan terima kasih kepada jajaran Polresta Jogja atas ketangkasan dalam menangani insiden serta memberikan fasilitas mediasi,” tambah Rony.
Peristiwa yang sempat menghebohkan ini terjadi pada Minggu (3/5/2026) saat korban sedang mengikuti perlombaan lari di Kota Jogja. Berdasarkan keterangan Kasi Humas Polresta Jogja, Iptu Dani HS, YG dianiaya secara tiba-tiba oleh orang tak dikenal (OTK) saat sedang berhenti untuk mengambil air minum.
Akibat pemukulan tangan kosong tersebut, korban mengalami rasa nyeri pada bagian kepala, leher, hingga pundak. Meski harus mendapatkan perawatan medis berupa kompres di lokasi kejadian, YG menunjukkan sportivitas tinggi dengan tetap melanjutkan perlombaan hingga menyentuh garis finis.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal DAMRI Bandara YIA lengkap dengan rute ke Sleman, Kota Jogja, Gamping, Condongcatur, dan tarif Rp80.000.
Google Drive penuh padahal file sudah dihapus? Penyebabnya bisa karena file di Trash, e-mail Gmail, atau foto Google Photos yang menumpuk. Simak cara mengatasin
Gempa NTT berdampak pada sejumlah fasilitas transportasi. Menhub Dudy Purwagandhi memerintahkan pemeriksaan pelabuhan, terminal, dan bandara.
Tiga kalurahan di Bantul baru memiliki satu pendaftar calon lurah. Jika tak ada tambahan calon, Pilur bisa melawan kotak kosong.
Donny Damara dan Dimas Aditya mengungkap tantangan syuting film Munafik Indonesia, termasuk mantra Jawa kuno dan bacaan Al Quran.
Presiden Prabowo menyebut digitalisasi bansos telah berjalan di 153 kabupaten/kota dan menjangkau lebih dari 3 juta keluarga.